Airlangga Ketemu Bos Tatarstan Rusia, Bahas Proyek Kapal Hingga Investasi KEK!

Pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dengan Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia Rusta

ABNnews – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia, Rustam Minnikhanov, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama ekonomi mulai dari proyek perkapalan, kecerdasan buatan (AI), hingga investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Pertemuan kedua pimpinan ini menjadi momentum krusial untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan salah satu wilayah industri utama di Rusia yang unggul di sektor manufaktur, otomotif, perkapalan, petrokimia, dan teknologi digital.

“Indonesia melihat potensi besar untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan Tatarstan, khususnya melalui peningkatan investasi, pengembangan industri, dan pemanfaatan teknologi. Kami berharap berbagai peluang yang telah dibahas dapat segera ditindaklanjuti menjadi proyek konkret yang memberikan manfaat bagi kedua pihak,” ujar Airlangga.

Salah satu poin strategis yang disorot yakni penjajakan bisnis Ak Bars Shipbuilding Corporation dari Tatarstan dengan mitra lokal. Kerja sama ini diharapkan mampu menyokong penguatan industri perkapalan nasional sekaligus meningkatkan kapasitas produksi kapal dalam negeri.

Selain sektor bahari, Airlangga mendorong perusahaan asal Tatarstan menanamkan modalnya pada sektor otomotif, kedirgantaraan, farmasi, dan teknologi digital di Indonesia.

Ia menawarkan berbagai insentif menarik di 25 KEK yang ada di Indonesia. Hingga September 2026, total investasi KEK tercatat menembus Rp382,1 triliun dan menyerap lebih dari 302 ribu tenaga kerja.

Di bidang teknologi modern, kedua pihak mendorong kemitraan antara Innopolis Special Economic Zone (SEZ) di Tatarstan dengan Nongsa Digital Park di Indonesia. Fokus utamanya menyasar pengembangan kecerdasan buatan (AI), inovasi digital, pertukaran mahasiswa, hingga pelatihan SDM.

Rais Minnikhanov menyambut positif sinergi ini dan menegaskan komitmennya untuk segera mengeksekusi kerja sama teknis.

“Kami siap mendorong kerja sama dengan mitra Indonesia, khususnya dalam pengembangan industri perkapalan, investasi, teknologi, dan pendidikan,” tegas Minnikhanov.

Dalam kesempatan tersebut, Minnikhanov turut memboyong undangan resmi agar Indonesia bersedia menjadi honorary guest pada ajang bergengsi 18th Russia-Islamic World: Kazan Forum pada Mei 2027 di Kazan, Tatarstan. Agenda ini diproyeksikan menjadi ajang unjuk gigi promosi produk halal, perdagangan, dan investasi Indonesia di kancah global.

Sebagai langkah nyata, Kemenko Perekonomian bakal langsung berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) serta pelaku industri terkait. Hasil pembicaraan ini ditargetkan masuk menjadi salah satu pembahasan utama dalam Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-15 Indonesia-Rusia pada 2027 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *