ABNnews – Sebanyak dua layanan commuter line dan 12 kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan perjalanan imbas insiden tabrakan antara KA Malabar dengan sebuah truk pasir di Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan tersebut.
Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan kecelakaan yang melibatkan KA Malabar relasi Bandung-Malang itu terjadi pada Kamis dini hari tadi sekitar pukul 01.25 WIB. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
“Petugas KAI Daop 6 Yogyakarta langsung melakukan evakuasi lokomotif KA (68) Malabar. Pukul 06.01 WIB, KA Malabar dapat melanjutkan perjalanan kembali dengan lokomotif pengganti,” kata Feni, Kamis (27/8/2026).
Guna menjaga kenyamanan para penumpang yang terdampak keterlambatan jadwal, PT KAI menyiapkan kompensasi berupa service recovery.
Akibat penanganan evakuasi di lokasi kejadian, sebanyak 14 perjalanan kereta api mengalami penundaan keberangkatan dan kedatangan dengan durasi bervariasi:
* KA 68 Malabar: Terlambat 289 menit
* KA 2601: Terlambat 125 menit
* KA 720 Commuter Line Yogyakarta-Palur: Terlambat 85 menit
* KA 14 Argo Lawu: Terlambat 65 menit
* KA 730f Commuter Line Yogyakarta-Palur: Terlambat 46 menit
* KA 150 Singasari: Terlambat 33 menit
* KA 36 Gajayana: Terlambat 20 menit
* KA 144 Madiun Jaya: Terlambat 20 menit
* KA 64b Manahan: Terlambat 14 menit
* KA 711 Commuter Line Palur-Yogyakarta: Terlambat 14 menit
* KA 193 Joglosemarkerto: Terlambat 11 menit
* KA 72 Mutiara Selatan: Terlambat 10 menit
* KA 169B Malioboro Ekspres: Terlambat 10 menit
* KA 80 Lodaya: Terlambat 5 menit












