Kutipan ini merangkum enam penyebab utama kerusakan hati dan mendesaknya kebutuhan untuk menyembuhkannya. Seseorang yang merusak hatinya melalui penundaan tobat, ilmu tanpa amal, amal tanpa ikhlas, kekufuran atas rezeki dan takdir, serta kelalaian mengambil pelajaran dari kematian, pada hakikatnya telah mengabaikan tujuan utama hubungan hamba dengan Sang Pencipta—yaitu hadir dengan hati yang bersih dan selamat (qalbun salim).
Obatilah Hatimu
Read Also
Recommendation for You

Related News Hisabnya Harta Gelak Tawa Dalam Dakwah Syukur Nikmat Untuk Ketaatan Bersimpuh, Berdoa &…

Related News Nikmat Yang Melalaikan (Istidraj) Gelak Tawa Dalam Dakwah Syukur Nikmat Untuk Ketaatan Bersimpuh,…

Related News Nikmat Yang Melalaikan (Istidraj) Hisabnya Harta Syukur Nikmat Untuk Ketaatan Bersimpuh, Berdoa &…

Related News Nikmat Yang Melalaikan (Istidraj) Hisabnya Harta Gelak Tawa Dalam Dakwah Bersimpuh, Berdoa &…

Related News Nikmat Yang Melalaikan (Istidraj) Hisabnya Harta Gelak Tawa Dalam Dakwah Syukur Nikmat Untuk…







