Insiden Kapal Terbakar Kembali Terjadi di Bali, KMP Putri Yasmin Terbakar Dini Hari!

Operasi SAR terhadap penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026). Foto: Tim SAR

ABNnews – Insiden kapal terbakar saat berlayar kembali terjadi di perairan Bali. Kali ini, musibah tersebut menimpa Kapal Penyeberangan KMP Putri Yasmin rute Padangbai-Lembar yang mendadak terbakar pada Rabu (12/8/2026) dini hari sekitar pukul 04.20 WITA.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengonfirmasi kejadian tersebut. Jajaran Kemenhub bersama tim SAR gabungan langsung bergerak cepat meluncurkan penanganan darurat, memancarkan sinyal marabahaya, serta memobilisasi armada penolong ke titik lokasi kejadian.

Plt Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa, I Ketut Aries Nakula Mandiana, mengungkapkan bahwa sesaat setelah laporan masuk, pihaknya langsung bertindak melalui fasilitas Vessel Traffic Services (VTS) dan Stasiun Radio Pantai (SROP).

“Sesaat setelah informasi diterima pada pukul 04.20 WITA, VTS Benoa dan SROP Padangbai langsung memancarkan siaran berita marabahaya (broadcast MAYDAY) sebanyak tiga kali kepada kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi untuk memberikan bantuan secepatnya,” terang I Ketut Aries dalam keterangan resminya, Rabu (12/8/2026).

Selain memancarkan sinyal MAYDAY, VTS Benoa berkoordinasi intensif dengan VTS Lembar untuk me-relay informasi darurat. Pihaknya juga langsung mengontak Kantor SAR Denpasar yang merespons cepat dengan menerjunkan unit RIB Nusa Penida menuju lokasi kejadian.

Dari sisi pelabuhan tujuan, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Lembar, Syamsurizal, memastikan seluruh unsur maritim dikerahkan demi menjamin keselamatan penumpang serta kru kapal.

“Kami di KSOP Lembar bersama tim di lapangan, termasuk koordinasi bersama SAR NTB, mengambil langkah tanggap darurat untuk mendukung evakuasi dari sisi wilayah Lembar. Sinergi antar-unsur maritim menjadi prioritas utama agar penanganan berjalan lancar dan selamat,” tegas Syamsurizal.

Berdasarkan pemantauan radio navigasi, sejumlah kapal yang melintas di kawasan tersebut langsung bergerak cepat merapat ke lokasi begitu menerima sinyal bahaya. Di antaranya yakni Kapal Port Link 2 ASDP, KMP Muryati, MT Debby, hingga MT Yello Park.

“Keterlibatan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi merupakan bagian penting dari respon terhadap keadaan darurat dan mendukung upaya pertolongan yang sedang dilakukan,” jelas Syamsurizal.

Hingga saat ini, tim gabungan dari VTS Benoa, SROP Padangbai, VTS Lembar, dan KSOP Lembar terus melakukan pengawasan ketat secara real-time serta memandu lalu lintas pelayaran guna memastikan seluruh proses evakuasi KMP Putri Yasmin berjalan aman dan terkendali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *