Geger Penemuan Potongan Kaki Membusuk di Pantai Tuban, Polisi Gelar Penyelidikan

Ilustrasi. Merdekacom

ABNnews – Warga Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, digegerkan oleh penemuan potongan kaki kanan manusia yang tergeletak di bibir pantai setempat.

Aparat kepolisian setempat pun langsung turun tangan menggelar penyelidikan untuk mengusut asal-usul potongan tubuh tersebut.

Potongan kaki dari bagian betis ke bawah itu ditemukan warga dalam kondisi membengkak dan membusuk. Diduga kuat, potongan tubuh tersebut terbawa arus air laut yang sedang pasang hingga akhirnya terhempas dan terdampar di pasir pantai.

Kasi Humas Polresta Tuban, Iptu Muhammad Iksan mengatakan, temuan mengerikan ini pertama kali diketahui oleh warga bernama Wahyu Nur Rohman pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saksi Wahyu yang saat itu sedang memeriksa kolam budidaya benur kaget melihat benda mencurigakan tergeletak di pasir pantai tak jauh dari lokasi kolam.

Usai mendekat dan memastikan benda itu adalah potongan kaki manusia, saksi langsung melapor ke perangkat desa setempat yang diteruskan ke petugas Polsek Palang.

Menerima laporan warga, tim Inafis Polres Tuban langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.

“Iya benar, potongan kaki sebelah kanan yang terpotong di bagian betis ke bawah,” terang Iptu Iksan saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2026).

Usai diidentifikasi di TKP, petugas langsung mengamankan potongan kaki manusia tersebut sebagai barang bukti dan mengevakuasinya ke RSUD dr Koesma Tuban untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Hingga saat ini, aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas pasti pemilik potongan kaki misterius tersebut.

“Itu potongan kaki siapa, belum diketahui, karena petugas masih melakukan penyelidikan dan mencari adanya potongan tubuh lainnya di sekitar lokasi,” tegas Iksan.

Petugas kepolisian juga melakukan penyisiran di sepanjang area pantai untuk mengantisipasi adanya temuan bagian tubuh lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *