ABNnews – Jessica Kumala Wongso kembali menegaskan bahwa dirinya bukan pelaku pembunuhan Wayan Mirna Salihin dalam kasus kopi sianida.
Dalam sebuah wawancara siniar, Jessica bahkan menyampaikan pesan menohok dan mengajak ayah mendiang Mirna, Edi Darmawan Salihin, untuk mengenalnya lebih dekat sebelum melontarkan tuduhan.
“Main sama saya seminggu saja. Lihatlah saya bagaimana. Saya mau Om berpikir, jangan cuma percaya dengan apa yang dikatakan orang. Kenalilah saya juga,” ujar Jessica dalam wawancara di kanal YouTube Mereka Berbicara, dikutip Kamis (30/7/2026).
Jessica mengaku sangat memahami duka mendalam yang dirasakan Edi Darmawan. Menurutnya, kehilangan anak kandung merupakan pukulan paling menyakitkan bagi setiap orang tua.
“Pertama-tama saya mengucapkan berduka cita atas meninggalnya Mirna karena kehilangan seorang anggota keluarga. Kehilangan anak kandung itu sangat menyakitkan. Saya mengerti itu,” katanya.
Meski belum merencanakan pertemuan secara langsung karena masih ingin menikmati kebebasannya usai menjalani masa hukuman sekitar 8 tahun, Jessica berharap Edi Darmawan bisa melihat perkara ini dari sudut pandang lain.
“Nggak pernah berpikir untuk ngobrol. Tapi saya doakan supaya suatu hari nanti sadar, bisa berpendapat tidak seperti yang Om selama ini yakini. Ditelaah lagi, dicari tahu lagi kebenarannya,” ungkap Jessica.
Ia menduga, keyakinan Edi Darmawan bahwa dirinya adalah pembunuh Mirna terbentuk akibat masukan atau dorongan dari orang-orang di sekitarnya.
“Mungkin karena dia juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mungkin dia juga diberitahu, diyakinkan oleh orang-orang di sekitarnya,” tuturnya.
Jessica berharap persepsi Edi Darmawan terhadap dirinya bisa berubah seiring berjalannya waktu dan tidak ada lagi rasa dendam di antara mereka.
“Semoga ke depannya Om nggak menaruh dendam sama saya. Om bisa berubah persepsinya terhadap saya,” imbuhnya.
Di akhir keterangannya, Jessica menegaskan sama sekali tidak menyimpan rasa benci kepada ayah Mirna. Sebaliknya, ia mengaku telah memaafkan Edi Darmawan secara tulus.
“Saya memaafkan karena saya juga merasakan kesedihan dia kehilangan anak,” pungkas Jessica.
Sebagaimana diketahui, kasus kematian Wayan Mirna Salihin pada 2016 silam menjadi salah satu perkara hukum paling fenomenal di Indonesia.
Meski telah dinyatakan bersalah oleh hakim dan selesai menjalani hukumannya, Jessica Wongso secara konsisten terus membantah terlibat dalam kematian sahabatnya tersebut.












