ABNnews – Program stimulus sektor transportasi yang digulirkan pemerintah selama periode libur sekolah 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Berbagai program diskon tarif untuk kapal laut, kereta api, dan penyeberangan, mencatat tingkat pemanfaatan yang tinggi dengan serapan anggaran yang hampir mencapai target.
Salah satu program yang paling diminati adalah diskon tarif 30 persen untuk seluruh perjalanan kereta api komersial kelas ekonomi yang berlaku pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Karuan saja program stimulus sektor transportasi disambut positif dan sangat menguntungkan bagi BUMN terutama sektor transportasi.
Terserap 97%
Manager Corporate Communication PT Pelni, Firdha Islamy, mengatakan realisasi jumlah penumpang yang memanfaatkan program tersebut telah mencapai sekitar 97 persen atau sebanyak 674.444 penumpang. Sementara serapan anggaran stimulus telah mencapai sekitar 98 persen dari total alokasi sekitar Rp67 miliar.
“Untuk realisasi penumpangnya sendiri di kapal Pelni ini sudah terserap kurang lebih 97% atau 674.444 penumpang. Untuk keberangkatan tertingginya sendiri itu berada di tanggal keberangkatan 26 Juni, sekitar 24.000 penumpang,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, mengatakan program stimulus ekonomi pemerintah berupa diskon 30 persen tiket kapal memberikan dampak positif terhadap peningkatan mobilitas masyarakat.
“Program ini masih berlangsung hingga 15 Agustus 2026 atau dapat berakhir lebih cepat apabila kuota terserap seluruhnya,” ujar Ditto.
Adapun program diskon berlaku untuk pembelian tiket sejak 6 Juni hingga 15 Agustus 2026, dengan periode keberangkatan 20 Juni sampai dengan 15 Agustus 2026.
Tujuan Favorit
Sementara itu, lima tujuan favorit masyarakat selama program berlangsung yaitu Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan, Tanjung Priok di Jakarta, Ambon di Maluku, Bau-Bau di Sulawesi Tenggara, dan Surabaya di Jawa Timur.
Menurut Ditto, tingginya tingkat pemanfaatan program menunjukkan stimulus ekonomi di sektor transportasi laut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui layanan transportasi yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong peningkatan mobilitas selama periode libur sekolah.
“Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Hingga saat ini, kuota penerima manfaat telah terserap sekitar 96 persen dan hanya menyisakan sekitar 4 persen,” ujar dia dalam rilis yang diterima ABNnews.
Meski begitu, dia mengimbau masyarakat yang masih berencana melakukan perjalanan menggunakan kapal Pelni agar segera memesan tiket melalui kanal penjualan resmi sebelum kuota terpenuhi.
Ditto menambahkan perusahaan terus memastikan kesiapan armada dan pelayanan selama periode program diskon agar seluruh perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Pelni berkomitmen menghadirkan layanan yang mengutamakan safety first, zero accident, dan service excellence,” katanya.
Pelni mengingatkan seluruh calon penumpang agar membawa identitas yang sesuai dengan data pada tiket serta datang lebih awal ke pelabuhan agar proses keberangkatan dapat berjalan tertib, lancar, dan nyaman.
Adapun program stimulus itu memberikan potongan harga sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket kelas ekonomi pada seluruh trayek kapal penumpang Pelni. Potongan harga tidak termasuk biaya asuransi dan pas pelabuhan, serta berlaku hingga 15 Agustus 2026 atau selama kuota program masih tersedia.
Tiket kapal tersebut dapat diperoleh melalui berbagai kanal penjualan resmi yang disediakan perusahaan di antaranya aplikasi Pelni Mobile, website Pelni, Contact Center 162, loket cabang hingga beberapa kanal lainnya sehingga memudahkan masyarakat mengakses layanan pembelian secara aman dan mudah.
Untuk pembayaran, perusahaan juga menyediakan beragam metode transaksi melalui mitra resmi guna memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat selama proses pembelian tiket.












