Bawa 4 Bom di Tas Sekolah, Ini Jenis Bahan Peledak yang Dibawa Siswa MAN 3 Padang

Polisi Temukan Bom Molotov hingga Bom Berisi Mesiu yang Dibawa Siswa MAN 3 Padang(KOMPAS.com/DHARMA HARISA)

ABNnews – Teka-teki mengenai jenis bahan peledak dalam insiden ledakan di MAN 3 Kota Padang akhirnya terungkap.

Pihak kepolisian membeberkan bahwa siswa berinisial RF nekat membawa empat unit bom rakitan, bom molotov, hingga perlengkapan merakit bom di dalam tas sekolahnya.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengonfirmasi temuan mengerikan tersebut. Menurutnya, seluruh barang bukti berbahaya itu dibawa langsung oleh RF dari rumah menuju ke sekolah.

“Tadi ada beberapa jenis bom. Salah satunya bom molotov dan ada bom rakitan berisi mesiu, serta ada peralatan untuk merakit bom seperti kelereng,” ungkap Apri dikutip kompascom, Selasa (14/7/2026).

Apri menjelaskan, RF membawa total empat bom rakitan. Satu bom di antaranya sempat diledakkan pelaku sekitar pukul 10.15 WIB di depan ruang kelas XII IPS, sementara tiga bom lainnya berhasil diamankan sebelum sempat diledakkan seisi sekolah.

“Bom rakitannya ada empat. Yang coba diledakkan satu, tiga lagi diamankan Tim Gegana,” sambungnya.

Meskipun daya ledak dari bom rakitan tersebut masuk dalam kategori low explosive (daya ledak rendah), hantamannya memicu kepulan asap hitam yang sangat tebal hingga membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut geger dan panik seketika.

Pantauan di lokasi kejadian memperlihatkan sisa-sisa dampak ledakan yang cukup jelas. Dinding luar kelas tampak menghitam dan mengalami kerusakan ringan.

Meja yang menjadi titik pusat ledakan kini telah dipasangi garis polisi dan disita sebagai barang bukti. Aroma menyengat dari bubuk mesiu bahkan masih tercium kuat ketika petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Tim Gegana bersama Tim Inafis Polda Sumatera Barat langsung melakukan sterilisasi menyeluruh di seluruh area sekolah.

Polisi juga tengah bergerak cepat mendalami kemungkinan adanya bahan peledak lain yang disimpan oleh RF di luar area sekolah.

“Hingga kini masih kami lakukan pendalaman,” tegas Apri.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden menegangkan ini.

Setelah situasi dipastikan steril dan aman sepenuhnya oleh aparat, para siswa MAN 3 Padang akhirnya diperbolehkan masuk kembali ke area sekolah secara tertib hanya untuk mengambil tas dan barang-barang berharga mereka yang tertinggal di dalam kelas saat evakuasi darurat berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *