Din Syamsuddin di Wanareja, Cilacap: Umat Islam Perlu Padukan Hijrah dan Jihad Untuk Raih Kemenangan

Din Syamsuddin dalam acara Tabligh Akbar Wisata Dakwah Pimpinan Daerah Aisyiyah Cilacap yang digelar pada Jumat (5/6/2026).

ABNnews – Prof. Dr. M. Din Syamsuddin menegaskan bahwa umat Islam harus memadukan esensi hijrah dan jihad demi meraih kemenangan. Berpangkal dari iman, perpaduan hijrah dan jihad disebut sebagai prasyarat utama untuk mencapai kejayaan umat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Din Syamsuddin dalam acara Tabligh Akbar Wisata Dakwah Pimpinan Daerah Aisyiyah Cilacap yang digelar pada Jumat (5/6/2026).

Agenda yang berlangsung di Alun-alun Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah ini dibanjiri oleh sekitar 7.000 jemaah yang mayoritas merupakan kader Aisyiyah.

Din Syamsuddin, yang hadir memenuhi undangan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, Jakarta Selatan, menjabarkan tiga syarat kemenangan menurut Al-Qur’an, yaitu iman, hijrah, dan jihad.

Secara khusus, Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2015 ini menyoroti arti penting hijrah di era modern. Menurutnya, hijrah adalah perubahan alam pikiran atau mindset dari kemunduran menuju kemajuan.

“Alam pikiran berkemunduran yang menimpa mayoritas umat Islam dewasa ini bertentangan dengan pesan Islam yang menyuruh pemeluknya untuk bangkit maju merebut keunggulan,” tegas Din Syamsuddin.

Ia menambahkan bahwa Islam memerintahkan pemeluknya untuk melakukan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari, antara lain mengganti kemalasan dengan kerja keras, mengubah kebodohan menjadi kecerdasan, derta mengentaskan kemiskinan menuju kekayaan.


Jika umat Islam mampu mengamalkan prinsip hijrah lalu melanjutkannya dengan jihad dalam arti mengerahkan segala daya upaya untuk tujuan mulia maka Allah SWT akan menganugerahi derajat yang agung.

Hal ini menjadi pesan Tahun Baru Hijriah yang penting agar umat Islam di Indonesia tidak hanya besar dalam jumlah kuantitas, tetapi juga unggul secara kualitas.

Di hadapan ribuan jemaah, Din Syamsuddin juga melayangkan pujian setinggi langit bagi Gerakan Aisyiyah.

Ia menilai Aisyiyah sebagai organisasi kaum perempuan Muslimah yang tak kenal lelah dalam memberdayakan masyarakat secara luas.

Aisyiyah disebut sebagai satu-satunya organisasi perempuan Islam yang sukses mengelola berbagai amal usaha masif di berbagai sektor. Bidang Kesehatan: Rumah sakit dan klinik kesehatan. Bidang Sosial: Pengelolaan panti asuhan dan panti sosial. Bidang Pendidikan: Menyelenggarakan pendidikan dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi.


“Aisyiyah sekarang bahkan sudah mendirikan tiga Universitas Aisyiyah (Unisa), yaitu di Yogyakarta, Surakarta, dan Bandung,” pungkas Din Syamsuddin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *