ABNnews – Bupati Langkat Syah Afandin resmi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan ini menjadi penindakan senyap ke-15 yang digelar lembaga antirasuah tersebut sepanjang tahun 2026.
“Benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto singkat saat mengonfirmasi kabar penangkapan tersebut kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), tim penyidik KPK kini memiliki waktu 1×24 jam untuk memeriksa dan menentukan status hukum final dari sang bupati beserta pihak-pihak lain yang ikut diamankan.
Penangkapan Bupati Langkat ini menambah panjang daftar hitam pejabat publik yang terjaring OTT KPK sejak awal tahun.
Berikut adalah rekam jejak operasi senyap KPK selama 2026:
Januari 2026
* OTT Ke-1 (9-10 Januari): KPK mengamankan 8 orang terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
* OTT Ke-2: Menangkap Wali Kota Madiun, Maidi.
* OTT Ke-3: Menangkap Bupati Pati, Sudewo.
Februari 2026
* OTT Ke-4: Menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
* OTT Ke-5: Menangkap Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal.
* OTT Ke-6: Menangkap Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta serta Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.
Maret 2026 (Momen Ramadan)
* OTT Ke-7, 8, dan 9: KPK bergerak di tiga wilayah berbeda dan menciduk tiga kepala daerah sekaligus, yakni Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
April & Mei 2026
* OTT Ke-10 (April): Menangkap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
* Catatan: Sepanjang bulan Mei 2026, intensitas penindakan sempat mereda dan KPK tercatat tidak menggelar OTT sama sekali.
Juni 2026
* OTT Ke-11: Menjerat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, yang kemudian berujung pada penyerahan diri.
* OTT Ke-12: Menangkap Bupati Muara Enim, Edison.
* OTT Ke-13: Menangkap Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya.
* OTT Ke-14: Menjerat Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, yang juga memilih untuk menyerahkan diri.
KPK berjanji akan segera membeberkan kronologi lengkap, barang bukti yang disita, hingga konstruksi perkara terkait penangkapan Bupati Langkat ini dalam konferensi pers resmi dalam waktu dekat.












