ABNnews – Misteri rekaman video penampakan pocong yang sempat viral dan bikin geger warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, akhirnya terkuak.
Sosok menyeramkan yang telanjur meresahkan masyarakat itu ternyata cuma akting palsu seorang emak-emak yang nekat berdandan menggunakan mukena.
Aksi nyeleneh ini sengaja diproduksi pelaku untuk memicu teror, ketakutan, hingga kepanikan massal di jagat maya maupun nyata. Kini, pelaku dilaporkan sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
Kasus ini berhasil dibongkar setelah Tim Binmas Polres Jember turun tangan melakukan penelusuran intensif ke lingkungan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi langsung mengendus keberadaan rumah seorang emak-emak warga setempat bernama Holifatus Sakdiyah, yang diduga kuat sebagai otak di balik video menyesatkan tersebut.
Saat diinterogasi petugas di kediamannya, Holifatus tidak bisa mengelak lagi. Ia blak-blakan mengakui bahwa dirinyalah yang menjadi pemeran utama sebagai sosok pocong dalam rekaman video yang telanjur viral itu.
Modus operandi yang digunakan pelaku terbilang cukup niat. Demi mendapatkan visual yang meyakinkan, Holifatus memanfaatkan kamera CCTV yang terpasang di samping rumahnya untuk merekam aksi teatrikal tersebut.
Bukan memakai kain kafan asli, emak-emak ini rupanya hanya bermodalkan mukena biasa. Ia kemudian berjalan meloncat-loncat menyerupai pocong di area sekitar halaman rumah agar tertangkap oleh kamera pengawas.
Setelah aksinya terekam, ia memotong (crop) video rekaman CCTV tersebut lalu menyerahkannya kepada sang adik. Sang adik lantas mengunggah potongan video horor itu ke media sosial hingga seketika memicu kegaduhan dan kepanikan warganet.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih memeriksa intensif pelaku guna mendalami apa motif sebenarnya di balik pembuatan konten pocong setingan tersebut.
Merespons keresahan yang sempat meluas, Kasat Binmas Polres Jember, AKP Agus Yudi Kurniawan, mengimbau keras agar masyarakat tidak mudah menelan mentah-mentah unggahan yang belum jelas kebenarannya, termasuk video pocong gadungan ini.
“Diimbau kepada masyarakat jangan percaya dengan berita-berita bohong terkait pocong,” tegas AKP Agus kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).
Menurut Agus, konten mistis semacam itu murni merupakan hoaks yang sengaja diproduksi oleh pihak tidak bertanggung jawab demi mendulang kelengangan atau sekadar menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.













