banner 728x250

Cek Fakta Progres MRT Fase 2A: Segmen HI-Monas Sudah 80 Persen, Kapan Bisa Naik?

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau proyek pembangunan MRT Fase 2A Bundaran HI-Kota, Selasa (12/5).

ABNnews – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung ke proyek raksasa MRT Fase 2A rute Bundaran HI-Kota, Selasa (12/5/2026).

Didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gibran menyusuri area konstruksi mulai dari Stasiun Sawah Besar hingga Stasiun Harmoni.

Dalam tinjauan tersebut, Wapres memastikan pembangunan transportasi publik modern ini berjalan sesuai jalur (on track).

Wapres Gibran mengungkapkan bahwa progres keseluruhan pembangunan saat ini telah menyentuh angka 59 persen.

Ia pun membeberkan jadwal operasional MRT yang akan menyambungkan jantung Jakarta hingga kawasan Jakarta Kota tersebut.

“Di akhir tahun 2027, HI-Monas tersambung dan sudah beroperasi, lalu di akhir 2029 nyambung sampai ke Stasiun Kota,” ujar Wapres Gibran di lokasi proyek.

Menurut Gibran, penyediaan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi merupakan salah satu program prioritas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga kawasan aglomerasi.

“Ini progres yang luar biasa sekali. Terima kasih sekali sudah bekerja pagi, siang, malam sehingga progres pembangunan bisa sesuai timeline,” ungkapnya mengapresiasi kerja keras para buruh konstruksi.

Menhub Dudy Purwagandhi memberikan rincian lebih mendalam soal pengerjaan fisik di lapangan. Ternyata, pengerjaan di segmen pertama jauh lebih melesat.

Segmen 1 (HI-Monas) sudah mencapai 80,47 persen. Sedangkan untuk Segmen 2 (Harmoni-Kota) baru menyentuh 51,04 persen.

Menhub berharap kehadiran MRT Fase 2A ini tidak hanya meningkatkan konektivitas, tapi juga menjadi solusi mobilitas perkotaan yang modern dan ramah lingkungan.

Sembari menunggu Fase 2A rampung, kinerja MRT Fase 1 (Lebak Bulus-Bundaran HI) terus menunjukkan tren positif. Tercatat, transportasi ini telah melayani 47 juta penumpang per tahun.

Bahkan pada periode Januari hingga Maret 2026 saja, sudah ada lebih dari 11,5 juta pelanggan yang menggunakan jasa si “Ular Besi” ini dengan tingkat ketepatan waktu yang nyaris sempurna.

“Semoga ini menjadi tonggak penguatan sistem transportasi massal perkotaan yang terintegrasi,” imbuh Menhub Dudy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *