banner 728x250

Prostitusi Berkedok Karaoke, Polisi Buru ‘Mami’ di Balik Eksploitasi 19 Perempuan di Jakbar

Kepolisian memasang garis pembatas pada lokasi yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi anak perempuan bawah umur di kawasan Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026). (Foto : Polres Jakbar)

ABNnews – Pihak kepolisian berhasil membongkar dugaan praktik prostitusi terselubung yang melibatkan anak di bawah umur di kawasan Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Modus yang digunakan adalah penyediaan layanan karaoke dan pendamping hiburan malam.

Kasatres PPA/PPO Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nunu Suparmi mengungkapkan, pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas eksploitasi perempuan di lokasi tersebut pada Sabtu (9/5) dini hari.

Dalam operasi senyap tersebut, petugas mengamankan belasan perempuan yang diduga menjadi korban eksploitasi. Mereka diduga dipekerjakan sebagai pendamping tamu namun berujung pada praktik prostitusi.

“Mengamankan 19 perempuan yang diduga jadi korban eksploitasi praktik prostitusi berkedok layanan karaoke dan pendamping hiburan malam,” ujar Kompol Nunu saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).

Yang paling mengejutkan, dari belasan perempuan yang diamankan, dua di antaranya diketahui masih berstatus anak di bawah umur. Keduanya masing-masing berinisial S (17) dan F (16).

Polisi bergerak cepat untuk memastikan keselamatan kedua korban tersebut. Saat ini, S dan F telah dievakuasi ke rumah aman anak guna mendapatkan perlindungan serta pendampingan psikologis.

Hingga saat ini, penyidik Satres PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat masih terus melakukan pendalaman. Polisi juga tengah memburu pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan tempat hiburan malam tersebut, termasuk mendalami peran penyedia atau “mami” di balik praktik eksploitasi ini.

“Masih terus dilakukan pendalaman serta pengembangan terkait dugaan tindak pidana eksploitasi anak dan prostitusi tersebut,” pungkas Nunu.

Petugas kini tengah mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk menjerat siapa pun yang terlibat dalam praktik haram ini guna diproses secara hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *