banner 728x250

Generasi Alpha Penjaga Tradisi: SDIT Insan Mandiri Gelar Assembly Spektakuler di Kalibata City Square

SDIT Insan Mandiri Gelar Assembly Spektakuler di Kalibata City Square (Foto: SDIT Insan Mandiri)

ABNnews – Ada yang berbeda di panggung utama Kalibata City Square, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2026). Ratusan siswa SDIT Insan Mandiri Jakarta “menyerbu” pusat perbelanjaan tersebut dalam perhelatan akbar bertajuk “NUSANTARA LEGACY: GENERASI ALPHA PENJAGA TRADISI”.

Acara tahunan Assembly ini terasa sangat spesial. Sebab, untuk pertama kalinya sekolah menggelar panggung kreativitas di ruang publik. Tak pelak, aksi para siswa ini mencuri perhatian pengunjung mall yang ikut berkerumun menyaksikan pertunjukan seni budaya.

Kegiatan ini sengaja digelar sebagai wadah bagi siswa untuk unjuk bakat dan minat. Melalui berbagai penampilan seni, sekolah ingin membuktikan bahwa Generasi Alpha mampu menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya bangsa, meski tumbuh di tengah gempuran modernisasi dan teknologi digital.

Acara ini tidak hanya meriah oleh penampilan siswa, tetapi juga dihadiri tokoh-tokoh penting. Tampak hadir di kursi undangan kehormatan, Ketua Dewan Pembina Yayasan Rahmatan Lil’alamin Ustadz Husein Alatas, serta tokoh nasional Geisz Chalifah.

Dukungan penuh juga terlihat dari jajaran manajemen eksekutif, mulai dari Presiden Direktur Dr. H. Karim Santoso hingga Direktur Pendidikan Dr. Hj. Heni Lestari. Kehadiran perwakilan Dinas Pendidikan Kecamatan Pasar Minggu pun menegaskan sinergi positif antara sekolah dan pemerintah dalam inovasi pendidikan.

Dalam sambutannya, Ustadz Husein Alatas mengingatkan bahwa anak-anak adalah amanah bangsa yang harus dijaga jalur spiritual dan adabnya.

“Menjaga mereka berarti merawat nilai-nilai spiritual, moral, dan adab agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” tegasnya.

Senada dengan itu, Direktur Pendidikan SDIT Insan Mandiri Jakarta, Dr. Hj. Heni Lestari, mengaku bangga melihat antusiasme para murid. Baginya, tradisi adalah identitas yang harus terus hidup.

“Salah satu cara menumbuhkan jiwa nasionalisme adalah dengan mengenalkan keanekaragaman suku dan budaya yang tumbuh mengakar di Indonesia,” ungkap Heni kepada para siswa.

Tak ketinggalan, Geisz Chalifah menitipkan pesan agar siswa SDIT Insan Mandiri menjadi generasi berkarakter yang memahami jati diri bangsa di tengah perkembangan zaman.

Meski hadir melalui rekaman video, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Nahdiana, M.Pd, memberikan apresiasi tinggi. Ia menyebut para siswa ini sebagai “Generasi Hebat” yang akan merawat warisan Indonesia.

“Jadikan tradisi sebagai bagian dari jati diri kalian. Dengan begitu, kalian akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya mencintai akar budaya sendiri, tetapi juga bangga memperkenalkannya ke dunia,” ujar Nahdiana dalam pesannya.

Pemilihan Kalibata City Square sebagai lokasi acara bukan tanpa alasan. Sekolah ingin memberikan pengalaman mental bagi siswa untuk tampil di depan khalayak umum. Selain itu, langkah ini menjadi sarana sosialisasi nilai-nilai pendidikan karakter berbasis budaya kepada masyarakat luas.

Acara ditutup dengan penuh haru, sekaligus mengirimkan pesan kuat bahwa warisan Nusantara tak akan lekang oleh waktu di tangan Generasi Alpha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *