ABNnews — Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim bulu tangkis Indonesia gagal lolos dari fase grup Piala Thomas. Hal ini terjadi setelah tim Merah Putih takluk dari Perancis dengan skor 1-4, dalam laga grup D yang digelar di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29/04).
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyampaikan permintaan maaf atas kegagalan tersebut. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian dalam rilis PBSI.
“Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” sambungnya.
Sementara Kapten tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian, turut menyampaikan permohonan maaf dan refleksi atas hasil yang diraih tim. “Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam,” kata Fajar.
“Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik. Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan. Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat.”
Diketahui, Tim Thomas Indonesia gugur setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Prancis di partai ketiga Grup D, yang berlangsung di Forum Horsens, Rabu (29/04) dini hari WIB.
Tunggal pertama Indonesia, Jonatan Christie harus mengakui keunggulan, Christo Popov dengan skor straight 19-21, 14-21.
Alwi Farhan juga gagal menyumbang poin untuk Indonesia di match kedua. Alwi menyerah 2 gim langsung dari Alex Lainer 16-21, 19-21.
Anthony Sinisuka Ginting menghadapi Toma Junior Popov di match ketiga. Ginting sempat membuka asa dengan unggul di gim pertama 22-20, tapi Popov berbalik comeback 21-15 dan 22-20.
Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani bersua Eloi Adam/Leo Rossi. Sabar/Reza harus mengakui keunggulan lawan dengan skor identik 19-21, 19-21.
Kekalahan Sabar/Reza memastikan Indonesia finis di peringkat ketiga Grup D di bawah Thailand dan Prancis.
Kemenangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri atas Christo Popov/Toma Junior Popov di match kelima tidak mempengaruhi nasib Indonesia.













