ABNnews – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (30/4) menyisakan genangan di sejumlah titik.
Hingga Jumat (1/5/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 11 rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan masih terendam banjir.
Tak main-main, ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai 130 cm atau setinggi 1,3 meter. Luapan tiga kali besar ditengarai menjadi penyebab utama air tak kunjung surut di wilayah tersebut.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan bahwa banjir kali ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang membuat debit air sungai meluap.
“Banjir disebabkan curah hujan tinggi, luapan Kali Ciliwung, Kali Pesanggrahan, dan Kali Krukut,” kata Yohan dikutip Antara, Jumat (1/5).
Meski ketinggian air masih berada di angka 30 hingga 130 cm, Yohan memastikan kondisi genangan saat ini sudah mulai menunjukkan tren surut dibandingkan Jumat pagi tadi.
Pada Jumat pagi, BPBD sempat mencatat ada 31 RT yang tergenang, tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Kabar baiknya, wilayah Jakarta Timur kini dilaporkan sudah surut sepenuhnya.
“Untuk di Jakarta Timur sudah surut,” ujar Yohan singkat.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk terus memonitor kondisi genangan. Koordinasi lintas dinas pun dilakukan mulai dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, hingga Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air di titik-titik banjir. Petugas juga diterjunkan untuk memastikan tali-tali air berfungsi maksimal tanpa sumbatan sampah.
Bagi warga yang berada dalam kondisi darurat, BPBD mengimbau untuk segera menghubungi layanan gratis Jakarta Siaga di nomor 112 yang beroperasi 24 jam.
Hingga saat ini, berikut adalah rincian wilayah Jakarta Selatan yang masih tergenang air dengan ketinggian hingga 1,3 meter:
* Kelurahan Pondok Pinang: 8 RT
* Kelurahan Cipulir: 1 RT
* Kelurahan Kebayoran Lama Utara: 1 RT
* Kelurahan Bintaro: 1 RT













