ABNnews — Barcelona akan berjumpa Atletico Madrid pada leg kedua babak perempat final Liga Champions di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Rabu (15/04) pukul 02.00 dini hari WIB.
Barcelona tertinggal agregat 0-2 dari Atletico usai kalah pada leg pertama di Camp Nou. Blaugrana dituntut comeback dengan kemenangan lewat margin tiga gol.
Unggul dua gol membuat skuad asuhan Diego Simeone berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Dengan modal tersebut, Los Rojiblancos hanya membutuhkan hasil imbang saat menjamu Blaugrana di Stadion Riyadh Air Metropolitano untuk memastikan langkah ke babak empat besar.
Selain keunggulan agregat, Atletico Madrid didukung oleh catatan statistik yang impresif di kompetisi Eropa. Tim ibu kota Spanyol ini tercatat belum pernah menelan kekalahan dalam 10 pertandingan kandang terakhir mereka di kompetisi UEFA saat menghadapi tim-tim asal Spanyol, dengan rincian delapan kemenangan dan dua hasil imbang.
Meski demikian menurut Lamine Yamal, melakukan membalikkan keadaan bukanlah keajaiban bagi Barcelona.
“Membalikkan keadaan bukanlah sebuah keajaiban. Kami berjanji, jika kami tersingkir, kami akan berjuang sampai akhir. Kami tidak akan membiarkan satu menit pun tanpa menekan, tanpa berlari,” ujar Yamal dikutip dari One Football.
“Kami akan memberikan segalanya untuk lambang ini. Akan berlangsung sembilan puluh menit atau lebih. Ini belum berakhir, saya yakin akan hal itu. Comeback sangat mungkin dan itulah mengapa kami di sini.”
Pemain jebolan La Masia itu kemudian menantang pelatih Atletico, Diego Simeone, untuk laga nanti. Yamal menunggu taktik Simeone agar pemain Atletico bisa duel satu lawan satu dengan Yamal.
“Ya, saya merasa sangat baik, sangat bersemangat untuk pertandingan ini, ya, saya termotivasi. Saya pikir saya bisa membuat perbedaan. Mari kita lihat apakah Cholo akan membantu saya dan membiarkan saya berhadapan satu lawan satu dengan salah satu pemainnya,” ujar Yamal.













