banner 728x250

ASDP: Jembatan Nusantara Jadi Tulang Punggung Logistik Nasional

Foto dok PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

ABNnews – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menegaskan pentingnya peran PT Jembatan Nusantara (JN) dalam mendukung konektivitas antarwilayah dan memperkuat layanan logistik nasional.

“Sebagai bagian dari keluarga besar ASDP, JN menjadi mitra penting dalam memastikan kelancaran pergerakan orang, barang, serta logistik yang jadi tulang punggung perekonomian nasional,” kata Heru, Selasa (9/9/25).

Menurut Heru, ASDP berkomitmen menghadirkan transportasi yang terjangkau, andal, dan selamat, terutama bagi masyarakat di daerah kepulauan.

Backbone Long Distance Ferry

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyebut JN kini jadi backbone layanan long distance ferry (LDF). Salah satunya di jalur vital Balikpapan–Parepare yang menghubungkan Kalimantan–Sulawesi, dilayani KMP Swarna Bahtera dan KMP Madani Nusantara.

“LDF terbukti jalur vital dalam menjaga pasokan logistik, mulai dari hasil pertanian, bahan pokok, hingga material pembangunan,” ujarnya.

Shelvy juga mengungkap JN tengah menyiapkan ekspansi dengan membuka kembali lintasan Surabaya–Labuan Bajo. Rute ini diharapkan memperkuat konektivitas logistik sekaligus mendukung pariwisata kawasan timur Indonesia.

Hingga Juli 2025, JN mengoperasikan 53 kapal di 19 lintasan aktif (18 SDF dan 1 LDF). Tercatat sudah melayani 1.384.098 unit kendaraan dan 463.700 penumpang. Kendaraan roda dua mendominasi (805.501 unit), disusul mobil barang (405.333 unit), dan mobil penumpang (173.714 unit).

Muatan terbesar di lintasan Balikpapan–Parepare adalah hasil pertanian, kebutuhan pokok, serta material pembangunan. Jalur ini disebut krusial untuk menjaga suplai pangan dan mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah timur Indonesia.

Peran ASDP di Wilayah 3T

Selain itu, sebagai induk usaha, ASDP mengoperasikan 207 lintasan perintis yang menjangkau wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Kapal ferry di jalur ini bahkan menjadi satu-satunya akses masyarakat untuk bahan pokok hingga layanan kesehatan.

Dengan begitu, ASDP dan JN disebut saling melengkapi. JN menjaga backbone antar-pulau besar, sementara ASDP memastikan konektivitas hingga pelosok.

“Konektivitas inilah yang jadi fondasi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Shelvy.

ASDP dan JN memastikan sinergi berlanjut lewat penguatan armada, layanan inklusif, hingga ketahanan pangan.

“Fokus kami menciptakan konektivitas yang inklusif, andal, dan mudah dijangkau, agar seluruh lapisan masyarakat merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *