ABNnews – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menambah operasional gardu arah Jakarta di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Hal ini sejalan dengan pemberlakuan diskresi kepolisian atas rekayasa lalu lintas Oneway lokal KM 188 Jalan Tol Cikopo-Palimanan sampai dengan KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak Kamis (3/4).
VP Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo mengatakan, sampai saat ini, GT Cikampek Utama total telah membuka 21 gardu. Gardu ini difungsikan untuk melayani pengguna jalan dari arah Timur Trans Jawa menuju Jabotabek, serta 9 mobile reader untuk mendukung kelancaran proses transaksi sejak diberlakukannya one way lokal.
“Sebagai upaya antisipasi kepadatan, rekayasa lalu lintas lainnya juga diberlakukan dengan menerapkan sistem contraflow dari KM 70 sampai dengan KM 47 arah Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak Kamis (03/04) pukul 16.25 WIB” kata Ria dalam keterangan resminya, Jumat (4/4/25).
Sepanjang dimulainya rekayasa lalu lintas oneway lokal dan contraflow, seluruh pengguna jalan yang akan menuju arah Timur Trans Jawa diarahkan keluar melalui GT Cikampek KM 72 jalur Ambon Jalan Tol Cikopo-Palimanan.
“Sampai saat ini, penerapan rekayasa lalu lintas oneway lokal dan contraflow masih terus diberlakukan sebagai upaya untuk mengatur kelancaran lalu lintas pada arus balik libur Hari Raya Idulfitri 1446 H” jelasnya.
Selama rekayasa lalu lintas ini, Ria mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan. Seperti halnya pada saat penerapan oneway dan contraflow, para pengendara dilarang berpindah jalur di lokasi yang tidak seharusnya.
“Pengendara juga harus memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi daya dan bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Jika lelah berkendara, istirahat di tempat yang telah disediakan. Tetap berhati-hati dan menaati peraturan yang berlaku di jalan tol,” tandasnya.













