BMKG Rilis Peringatan Dini! Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter Ancam Perairan Indonesia 10-13 Oktober

Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Freepik)

ABNnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga 4 meter yang mengancam sejumlah wilayah perairan Indonesia. Peringatan ini berlaku mulai 10 hingga 13 Oktober 2026.

BMKG melaporkan, pola angin di utara ekuator Indonesia saat ini umumnya bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 6–20 knot. Sementara itu, di selatan ekuator, angin bertiup dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 7–25 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga selatan Banten, Laut Jawa, dan Laut Arafuru bagian timur,” tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/10/2026).

Kondisi dinamika atmosfer ini memicu peningkatan gelombang tinggi setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di berbagai titik perairan, antara lain:

* Samudra Hindia barat Aceh & Kepulauan Nias

* Samudra Hindia selatan NTT

* Perairan Kepulauan Talaud & Laut Maluku

* Samudra Pasifik utara Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua

* Laut Arafuru bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali, Laut Sawu, serta perairan utara dan selatan Sabu–Raijua.


Sementara itu, gelombang yang jauh lebih tinggi dan tergolong berbahaya dengan kisaran 2,5 hingga 4 meter berpeluang menerjang wilayah perairan berikut:

* Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Bengkulu, dan Lampung

* Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur

* Samudra Hindia selatan Bali dan NTB.


BMKG menegaskan bahwa potensi gelombang tinggi ini sangat membahayakan keselamatan pelayaran. Oleh karena itu, para pengguna jasa kelautan dan nelayan diimbau untuk memperhatikan batasan risiko keselamatan:

* Perahu Nelayan: Waspada jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. 



* Kapal Tongkang: Waspada jika kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. 



* Kapal Feri: Waspada jika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. 




Masyarakat yang bermukim maupun beraktivitas di wilayah pesisir sekitar perairan terdampak diseru untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” imbau BMKG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *