ABNnews – Erupsi Gunung Anak Krakatau memicu efek domino yang mengganggu operasional lalu lintas udara nasional. Dampaknya, sebanyak 16 penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, terpaksa mengalami penyesuaian, dengan rincian 12 penerbangan dibatalkan dan 4 penerbangan berstatus standby atau mengalami penyesuaian jadwal (retime).
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyampaikan bahwa gangguan ini merupakan efek berantai dari terhambatnya penerbangan di sejumlah bandara vital lain seperti Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Radin Inten II Lampung.
“Adanya aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada operasional sejumlah bandara di sekitar wilayah tersebut. Kondisi ini kemudian menimbulkan dampak berantai pada konektivitas dan rotasi penerbangan, sehingga turut memengaruhi sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda,” kata Tohir dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).
Dari total 12 penerbangan yang mengalami pembatalan (canceled), rinciannya mencakup 6 penerbangan kedatangan dan 6 penerbangan keberangkatan dari Bandara Juanda.
Untuk rute kedatangan yang dibatalkan melingkupi:
* Lion Air (LNI 690): Jakarta (CGK) – Surabaya (SUB)
* Batik Air (BTK 6584): Jakarta (CGK) – Surabaya (SUB)
* Batik Air (BTK 7513): Halim Perdanakusuma (HLP) – Surabaya (SUB)
* Citilink (CTV 738): Jakarta (CGK) – Surabaya (SUB)
* Citilink (CTV 351): Makassar (UPG) – Surabaya (SUB)
* Garuda Indonesia (GIA 304): Jakarta (CGK) – Surabaya (SUB)
Sementara rute keberangkatan dari Juanda yang dibatalkan meliputi:
* Batik Air (BTK 6391): Surabaya (SUB) – Jakarta (CGK)
* Pelita Air (PAS 213): Surabaya (SUB) – Jakarta (CGK)
* Lion Air (LNI 693): Surabaya (SUB) – Jakarta (CGK)
* Batik Air (BTK 6585): Surabaya (SUB) – Jakarta (CGK)
* Batik Air (BTK 7516): Surabaya (SUB) – Halim (HLP)
* Batik Air (BTK 7510): Surabaya (SUB) – Halim (HLP)
* Citilink (CTV 739): Surabaya (SUB) – Jakarta (CGK)
* Citilink (CTV 350): Surabaya (SUB) – Makassar (UPG)
* Garuda Indonesia (GIA 305): Surabaya (SUB) – Jakarta (CGK)
Adapun 4 penerbangan Garuda Indonesia yang mengalami penyesuaian status keberangkatan dan kedatangan yakni:
* GIA 305 (SUB-CGK): Retime jadwal keberangkatan semula pukul 07.05 WIB menjadi pukul 10.15 WIB.
* GIA 323 (SUB-CGK): Jadwal keberangkatan pukul 08.20 WIB berstatus standby.
* GIA 304 (CGK-SUB): Jadwal kedatangan pukul 08.30 WIB berstatus standby.
* GIA 302 (CGK-SUB): Jadwal kedatangan pukul 09.30 WIB berstatus standby.
Guna mengantisipasi penumpukan penumpang di area terminal, pengelola bandara memberikan layanan pemulihan (Service Recovery Activation) berupa makanan ringan dan minuman, serta menyiagakan personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service.
“Kami terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal,” jelas Tohir.
Tohir pun mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk rajin memeriksa status penerbangan terkini secara berkala melalui kanal resmi maskapai atau menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa,” pungkasnya.












