Hijaukan Pesisir Banggai, ASDP Tanam 2.500 Mangrove Dipantau Teknologi AI!

Foto dok PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

ABNnews — Guna menghijaukan kawasan pesisir di Kabupaten Banggai, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meresmikan penanaman 2.500 pohon mangrove di Pagimana, Sulawesi Tengah, yang uniknya dipantau secara transparan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan satelit, Kamis (23/7/2026).

Langkah tersebut diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bukti nyata komitmen BUMN penyeberangan ini dalam menyelaraskan pembangunan konektivitas antarpulau dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Mengusung tema “Connecting Sustainability, Growing Net Zero”, inisiatif ini dirancang sebagai aksi mitigasi perubahan iklim berbasis alam (nature-based solutions). Penanaman mangrove ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekosistem pesisir sekaligus mendongkrak perekonomian warga lokal.

“Keberlanjutan bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah tanggung jawab. Mobilitas dan konektivitas yang kami bangun harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui penanaman 2.500 pohon mangrove di Pagimana ini, ASDP ingin memberikan kontribusi nyata dalam mendukung aksi iklim sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir,” tegas Direktur Utama ASDP, Heru Widodo.

Pohon mangrove memiliki peran vital sebagai benteng alami penahan abrasi, pelindung biota laut, hingga penyerap emisi karbon berkadar tinggi.

Demi memastikan keberhasilan konservasi ini, ASDP menggandeng Jejakin untuk menghadirkan sistem Digital Monitoring & Reporting. Teknologi mutakhir berbasis satelit dan AI ini memungkinkan pemantauan dilakukan secara mendetail dan terukur.

“Sistem ini dijalankan agar setiap pohon yang ditanam dapat dipantau secara transparan mulai dari lokasi penanaman, perkembangan pertumbuhan, hingga estimasi penyerapan karbon yang dihasilkan melalui pemanfaatan teknologi berbasis satelit dan AI,” puji Business Development Manager Jejakin, Andrian Benhard.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa proyek ini menjadi bentuk implementasi nyata prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada sektor iklim dan ekosistem.

“Selain memberikan manfaat ekologis bagi kawasan pesisir, inisiatif ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 Ekosistem Laut, dan SDG 15 Ekosistem Darat. ASDP berharap dapat memperluas tutupan hijau serta berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon nasional,” terang Windy.

Aksi lingkungan ini turut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Desa Lambangan, Marwan Zaman, yang menilai ASDP menunjukkan keseriusan sejak tahap survei lapangan.

Ke depannya, ASDP berikrar untuk terus memperkuat berbagai program hijau demi mewujudkan bisnis transportasi laut yang tangguh dan ramah lingkungan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *