banner 728x250

Ironis! Menantu Jadi Tersangka Kasus Sate Beracun yang Tewaskan Ibu Mertua di Boyolali

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, bersama jajaran memberikan keterangan kepada media dalam pers rilis, Senin (8/6/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng

ABNnews – Kasus sate beracun maut yang menewaskan seorang wanita paruh baya bernama Aminah (57) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, akhirnya menemui titik terang.

Pihak kepolisian secara resmi menetapkan sang menantu yang berinisial PW (40) sebagai tersangka utama dalam peristiwa tragis ini.

PW langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan intensif sebagai saksi pada Kamis (4/6) lalu. Status hukumnya kini resmi dinaikkan setelah penyidik mengantongi bukti-bukti kuat.

“Kita sudah mengamankan pelaku saat ini dan sudah dalam proses pemeriksaan sebagai tersangka. Dari saksi sudah kita naikkan tersangka,” tegas Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, dikutip detikcom, Senin (8/6/2026).

Indra membeberkan, dalam mengusut tuntas perkara pembunuhan ini, jajaran Satreskrim Polres Boyolali bekerja sama dengan Tim Biddokkes Polda Jawa Tengah.

Polisi menerapkan metode scientific crime investigation (SCI) atau penyidikan berbasis ilmiah untuk mengumpulkan bukti-bukti autentik di lapangan.

Berdasarkan hasil autopsi mendalam terhadap jenazah korban serta uji laboratorium forensik, petugas menemukan kandungan zat beracun mematikan pada sejumlah sampel objek yang diambil dari tempat kejadian perkara (TKP).

Zat beracun tersebut juga ditemukan pada sisa muntahan di pakaian korban, tusuk sate, hingga bangkai ayam yang mati di sekitar lokasi.

“Bahwa pada tubuh almarhum, kemudian dari beberapa bukti yang diserahkan ke kami, baik itu dari sate dan kemudian dari satu ekor ayam yang juga diketemukan meninggal di sekitaran TKP,” ungkap Indra.

Fakta mengejutkan mencuat dari kedekatan hubungan antara pelaku dan korban. Indra sangat menyayangkan aksi keji ini karena status PW yang merupakan bagian dari keluarga inti korban, tepatnya suami dari anak sulung Aminah.

“Ironisnya tersangka adalah menantu dari almarhum tersebut. Suami dari putri pertama almarhum,” jelas Indra.

Hingga saat ini, tersangka PW masih ditahan di sel Mapolres Boyolali dan tengah menjalani proses penyidikan yang masif oleh tim penyidik guna mengorek lebih dalam mengenai motif utama di balik aksi nekatnya tersebut.

Kasus memilukan ini sendiri bermula ketika Aminah ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam kediamannya yang berlokasi di Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, pada Selasa, 19 Mei 2026 pagi lalu.

Pada malam hari sebelum mengembuskan napas terakhir, korban diketahui sempat mengonsumsi makanan kiriman berupa sate misterius yang kini terbukti telah ditaburi racun oleh sang menantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *