banner 728x250

Resmi Ditahan KPK! Wamen Imipas Silmy Karim Keluar Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol

Wakil Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim memakai rompi oranye (Foto: Kurniawan Fadilah/detikcom )

ABNnews – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Usai menjalani pemeriksaan maraton selemalaman suntuk oleh tim penyidik, Silmy pagi ini tampak keluar dari ruang pemeriksaan Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye serta pergelangan tangan yang terikat borgol besi.

Dilansir detikcom Kamis (4/6/2026), Silmy melangkah turun dari lantai 2 ruang steril pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 08.38 WIB.

Rompi oranye khas tahanan lembaga antirasuah kini melekat membungkus kemeja yang dikenakannya.

Saat berjalan turun, Silmy mendapat pengawalan ketat dari sejumlah penyidik KPK. Dengan kedua tangan yang sudah terborgol, mantan Direktur Utama Krakatau Steel tersebut hanya bisa tertunduk lesu saat digiring menerobos kerumunan awak media dan sama sekali tidak mengeluarkan sepatah kata pun.

Sebelumnya, nama Silmy Karim mendadak jadi buruan panas tim penindakan KPK menyusul pecahnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar).

Setelah sempat dicari keberadaannya sepanjang hari, KPK mengonfirmasi bahwa Silmy akhirnya memilih untuk kooperatif dan mendatangi markas komisi antirasuah.

“Menyerahkan diri,” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dihubungi wartawan, Rabu (3/6) malam.

Budi menjelaskan, begitu tiba di markas komisi antirasuah, Silmy tidak diberi celah dan langsung dihadapkan ke meja penyidik untuk diinterogasi secara intensif.

“Yang bersangkutan sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan,” jelas Budi semalam.

Silmy Karim sendiri terpantau tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6) malam dengan mengenakan kemeja berwarna abu-abu. Menariknya, saat melapor di meja resepsionis KPK untuk proses registrasi penyerahan diri, Silmy mengaku teledor karena tidak membawa kartu identitas pribadinya.

“Saya nggak bawa malah,” ucap Silmy singkat saat berbicara di depan meja petugas KPK.

Silmy juga terpantau irit bicara saat dicecar oleh awak media mengenai alasan mengapa dirinya sampai dicari-cari oleh penyidik KPK hari itu. Ia berdalih bahwa kegiatannya sejak pagi berjalan normal untuk menuntaskan pekerjaan seperti biasa.

“Ya gini aja, menyelesaikan agenda,” kilasnya singkat sebelum digiring naik.

Usai merampungkan pengisian data diri darurat di lantai dasar, Silmy Karim langsung digiring petugas menuju lantai atas Gedung KPK.

Siapa sangka, usai diperiksa maraton hingga menginap semalaman di ruang penyidik, sang Wamen Imipas pagi ini harus keluar dengan status barunya sebagai tahanan resmi KPK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *