banner 728x250

Jeritan Hati Kakak Beradik di Koja, Jadi Korban Kebejatan Ayah Tiri hingga Berakhir di Kantor Polisi

Ilustrasi. (KOMPAS.COM/HANDOUT)

ABNnews – Nasib pilu menimpa kakak beradik di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara (Jakut).

Jeritan hati keduanya terbongkar setelah aksi keji sang ayah tiri berinisial AJ (46) yang tega mencabuli mereka terungkap. Kini pelarian pelaku telah berakhir di balik jeruji besi setelah diringkus aparat kepolisian.

Saat ini, AJ sudah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Metro Jakarta Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya.

“Sudah (diamankan) di Polres Jakut,” tegas Kepala Satuan PPA-PPO Polres Metro Jakarta Utara, Komisaris Polisi Ni Luh Sri Arsini, Selasa (26/5/2026).

Aksi pencabulan terakhir dilaporkan terjadi pada Senin, 18 Mei 2026, dini hari lalu. Pelaku yang diketahui memiliki lima orang anak tiri itu nekat melancarkan aksi tidak senonoh dengan memegang area sensitif anak tirinya yang baru menginjak usia 10 tahun.

Petaka ini mulai menemui titik terang setelah korban yang trauma memberanikan diri menceritakan kejadian kelam yang dialaminya kepada sang kakak. Bak disambar petir di siang bolong, sang kakak terkejut mendengar pengakuan sang adik.

Bukan tanpa alasan, sang kakak ternyata juga menyimpan trauma mendalam yang sama. Ia mengaku pernah menjadi korban kebejatan ayah tirinya tersebut beberapa tahun silam.

“Bahwa saksi kakak korban nomor 4 yang juga masih di bawah umur menyatakan bahwa pernah juga dilakukan hal yang sama oleh ayah tirinya,” ungkap Ni Luh Sri Arsini.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sang kakak mengaku dicabuli oleh pelaku sekitar tahun 2024 lalu. Fakta mengejutkan ini seketika menyulut kemarahan keluarga korban yang tidak menyangka pelaku tega berbuat demikian kepada darah dagingnya sendiri.

Tak butuh waktu lama, kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur ini langsung dilaporkan secara resmi ke Polrestro Jakarta Utara pada Rabu, 20 Mei 2026.

Mendapat laporan sensitif tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak taktis ke lapangan. Petugas langsung mencokok AJ tanpa perlawanan berarti guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *