ABNnews–Komplotan Pencurian sepeda motor di sebuah indekos di kawasan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim) berhasil menggasak empat motor sekaligus.
Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Pasar Rebo dan pihaknya menyatakan masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
“Masih pendalaman, tim buser Polsek sedang proses lidik,” kata Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu (22/7/2026), dilansir dari Antara.
Dia menyebutkan, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas para pelaku maupun kronologi lengkap pencurian tersebut.
Polsek Pasar Rebo juga terus mengumpulkan informasi dan melalukan serangkaian penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).
Wayan mengatakan berdasarkan laporan yang diterima oleh pihaknya, pencurian itu terjadi pada Senin (21/7) sekitar pukul 03.00 WIB.
“Kejadian tanggal 21 Juli sekitar jam 03.00 dini hari, lokasinya di kos-kosan,” ucap Wayan.
Akan tetapi, dia belum dapat merinci kronologi pencurian tersebut, termasuk cara para pelaku membawa kabur empat unit sepeda motor milik korban.
Selain itu, aparat juga belum memastikan jumlah pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Wayan pun mengimbau seluruh pemilik kendaraan agar lebih berhati-hati dalam menyimpan motor dan menerapkan kunci ganda untuk keamanan motor.
Sementara itu, salah satu korban DH (65) mengatakan sekitar pukul 04.00 WIB, warga di salah satu rumah kontrakan mulai menyadari sepeda motor yang diparkir di teras sudah hilang.
“Semua empat. Motor saya kan satu PCX, terus yang tiga biji, yang di kontrakan Bu Rahmat, motor Beat semua di situ, kena semua,” ungkapnya
Ia mengaku sempat tidak menyadari sepeda motor Honda PCX miliknya juga ikut dicuri. Ia baru mengetahui motornya hilang setelah terbangun pada pagi hari.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, ia bersama warga segera mencari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk menjadi bahan laporan kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan rekaman CCTV, ia menyebutkan ada tiga orang pelaku yang melakukan tindak kriminal tersebut.
Namun dari informasi yang ia peroleh, jumlah pelaku diduga lebih dari empat orang.












