ABNnews – PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Rabu (20/5).
Dalam rapat tersebut, emiten pengelola jalan tol pelat merah ini memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp 1,1 triliun. Angka ini setara dengan 31% dari total laba bersih Perseroan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa di tengah ekspansi jalur bebas hambatan yang terus dikejar, perseroan tetap berkomitmen menjaga nilai bagi para investor melalui kebijakan dividen yang terukur.
“Besaran dividen per lembar saham (Dividend Per Share/DPS) adalah sebesar Rp 156,2, sama dengan DPS periode sebelumnya. Dividen tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada recording date 4 Juni 2026, dengan jadwal pembagian dividen pada 19 Juni 2026,” urai Rivan.
Sepanjang tahun 2025, Jasa Marga sukses menjaga kinerja keuangan tetap kinclong. Perseroan membukukan core profit stabil di angka Rp 3,7 triliun dengan total pendapatan usaha mencapai Rp 19,8 triliun atau melejit 5,8% secara year-on-year (yoy). Sektor penyeberangan jalur darat ini disokong penuh oleh pendapatan tol sebesar Rp 18,2 triliun.
Rapor mentereng ini kian memperkokoh posisi Jasa Marga sebagai market leader industri jalan tol di Indonesia. Tercatat, perseroan kini mengoperasikan 1.294 KM jalan tol dari total konsesi sepanjang 1.736 KM.
Angka ini merepresentasikan 42% pangsa pasar jalan tol di seluruh tanah air dengan volume transaksi mencapai 1,31 miliar kendaraan sepanjang tahun lalu.
Tak cuma urusan jalur beton, Jasa Marga juga terus memodernisasi pelayanan lewat Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) berbasis sistem transportasi pintar (ITS) yang mampu memprediksi arus lalu lintas dengan tingkat akurasi mencapai 98%. Data real-time ini dilempar ke pengguna jalan lewat aplikasi Travoy yang kini telah diunduh oleh 1,1 juta orang.
Di koridor pelataran istirahat, Jasa Marga juga mengoperasikan 59 rest area, di mana 26 titik di antaranya dikelola mandiri lewat merek Travoy Rest dengan fasilitas hijau seperti penyediaan SPKLU kendaraan listrik hingga sistem Waste Management.
Selain urusan tebar duit dividen, RUPST Jasa Marga juga resmi mengetok palu perubahan susunan pengurus Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Salah satu yang menarik perhatian adalah masuknya nama mantan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, ke dalam jajaran Komisaris.
Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi Jasa Marga terbaru:
Dewan Komisaris
* Komisaris Utama: Juri Ardiantoro
* Komisaris: Syamsul Bachri Yusuf
* Komisaris: M Asrorun Ni’am Sholeh
* Komisaris: Nurul Ghufron
* Komisaris Independen: Tedi Kurniawan
* Komisaris Independen: Nachrowi Ramli
* Komisaris Independen: Rudi Antariksawan
Direksi
* Direktur Utama: Rivan A. Purwantono
* Wakil Direktur Utama: Andry Tanudjaja
* Direktur Bisnis: Reza Febriano
* Direktur Human Capital dan Transformasi: Yoga Tri Anggoro
* Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Pramitha Wulanjani
* Direktur Layanan: Yaya Ruhiya
* Direktur Operasi: Fitri Wiyanti
* Direktur Pengembangan Usaha: Ari Respati
Menatap sisa tahun 2026, Jasa Marga optimistis kinerja fundamental perusahaan akan semakin kokoh.
“Kami yakin dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri jalan tol nasional, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan melalui optimalisasi alokasi anggaran dan penyesuaian tarif tol secara terukur,” tutup Rivan.













