banner 728x250

Polisi Buru Pria Misterius Penunggang BYD Atto 1 yang Hajar dan Ancam Tembak Pengendara di Bogor

Pengemudi ngamuk usai diklakson di Cibubur (Foto: Tangkapan layar media sosial)

ABNnews – Aksi arogansi jalanan kembali terjadi dan memakan korban. Seorang pengemudi mobil menjadi korban penganiayaan brutal sekaligus perusakan kendaraan oleh pengendara lain di Jalan Raya Alternatif Cibubur, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/5/2026) dini hari.

Tak hanya babak belur dihajar, korban juga sempat syok lantaran diancam akan dilesatkan timah panas oleh pelaku di tengah jalan.

Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby Kartika Putra membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan dan perusakan tersebut. Insiden berdarah ini dipicu masalah sepele.

“Iya betul, karena klakson,” ungkap Aulia saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).

Malam mencekam itu bermula sekitar pukul 00.33 WIB. Saat itu, korban tengah mengendarai mobil listrik AION Y Plus berwarna hitam melaju dari arah Jalan Alternatif Cibubur, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Nahas, saat melintas di depan gerai Mitra 10 Cibubur, tiba-tiba sebuah mobil BYD Atto 1 berwarna kuning stabilo keluar dari Jalan Masjid At Taqwa. Mobil pelaku langsung memotong jalan dan mengambil jalur tengah.

“Nah mobil itu langsung mengambil jalur tengah sehingga membuat korban kaget dan membunyikan klakson panjang satu kali,” urai Aulia menceritakan awal mula ketegangan.

Meski sempat melanjutkan perjalanan, pengemudi BYD kuning stabilo tersebut rupanya tidak terima diklakson. Pelaku terus membuntuti kendaraan korban hingga memasuki wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri.

Tepat di depan sebuah rumah makan, mobil korban langsung dihadang hingga dipaksa berhenti. Pelaku yang tersulut emosi turun dari kendaraannya dan langsung menyerang korban secara membabi buta. Pelaku melayangkan pukulan berkali-kali ke arah bibir dan rahang hingga mulut korban robek dan memar.

Brutalitas pelaku tidak berhenti di situ. Pria misterius tersebut juga meluapkan amarahnya dengan merusak mobil korban; memukul spion kanan hingga pecah, mematahkan wiper depan, serta menendang pintu dan bumper mobil.

Di tengah aksi perusakan tersebut, pelaku juga melontarkan ancaman pembunuhan yang bikin merinding. “Gua tembak lu! Mau gua tembak?” teriak pelaku dengan nada tinggi.

Lantaran ketakutan dan khawatir situasi bakal semakin memburuk, korban memilih tidak meladeni pelaku. Ia langsung menginjak gas menyelamatkan diri ke rumah sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Putri.

Hingga saat ini, identitas pria arogan maupun nomor polisi dari mobil BYD kuning stabilo tersebut masih misterius dan dalam pelacakan petugas.

Pihak kepolisian memastikan tidak akan tinggal diam dan tengah bergerak mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

“Kita masih dalam lidik ya,” pungkas Aulia menegaskan komitmennya memburu pelaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *