banner 728x250

Tiang Monorel 20 Tahun Resmi Lenyap, Pramono Anung Bakal Sulap Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta

Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Pramono Anung. (Foto: istimewa)

ABnnews – Gubernur Jakarta Pramono Anung punya ambisi besar untuk menyulap kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, menjadi ikon baru kota. Hal ini ditegaskannya di tengah momen Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus Pencanangan HUT ke-499 Jakarta.

Bertempat di Plaza Festival, Pramono menyebut pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Ia ingin menunjukkan kepada publik bahwa Jakarta tengah bertransformasi serius menuju kota global yang lebih tertata.

Pramono menyoroti perubahan signifikan di sepanjang Jalan Rasuna Said. Jika dulu warga Jakarta disuguhi pemandangan 109 tiang monorel yang terbengkalai selama dua dekade, kini tiang-tiang tersebut sudah resmi lenyap dari pandangan.

“Di jalan ini dulu ada monorel yang jumlahnya 109. Dan monorel itu cukup mengganggu dan sudah hampir 20 tahun lebih tidak tersentuh. Alhamdulillah berkat support dukungan dari aparat penegak hukum, persoalan persengketaan monorelnya terselesaikan,” ujar Pramono, Minggu (10/5/2026).

Sebagai pengingat, pembongkaran tiang-tiang tersebut telah dimulai sejak Januari 2026 lalu dan tuntas pada bulan Februari.

Pramono meyakini, bulan depan wajah Kuningan akan berubah drastis dan tampil lebih cantik. Inspirasi penataan ini pun diambil dari sosok pahlawan nasional Rangkayu Rasuna Said.

“Pencanangan sengaja hari ini diadakan di sini karena memang belum selesai. Tapi saya meyakini bulan depan wajah Jalan Rasuna Said ini akan berbeda sekali. Saya berharap agar jalan ini nantinya menjadi ikon baru Jakarta,” tuturnya.

Meski saat ini status Ibu Kota masih melekat, Pramono sadar tuntutan Jakarta ke depan sangat besar. Ia menegaskan Jakarta harus siap menjadi pusat perekonomian yang inklusif dan berbudaya di kancah internasional.

“Jakarta dituntut untuk menjadi kota global, pusat perekonomian, inklusif, berbudaya, dan begitu banyak harapan publik kepada Jakarta pada saat ini,” imbuh dia di hadapan jajaran pejabat, termasuk Menteri LH Mohammad Jumhur Hidayat dan Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Tak cuma soal estetika jalanan, Pramono juga meluncurkan Gerakan Pilah Sampah. Ia berharap kolaborasi lintas kementerian bisa menjadi solusi permanen atas masalah sampah yang menghantui Jakarta dari tahun ke tahun.

“Kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan serius menjadi gerakan baru bagi Jakarta untuk memilah sampah ini. Harapan saya mudah-mudahan persoalan sampah di Jakarta terselesaikan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *