banner 728x250

Manuver WIKA Beton di Level Global, Garap Proyek Strategis Metro Manila Subway

Proyek Metro Manila Subway (Sumber: Kantor Komunikasi Kepresidenan Filipina)

ABNnews — Kiprah industri manufaktur Indonesia di kancah internasional kembali mencatatkan capaian positif. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) mempertegas dominasinya dalam rantai pasok infrastruktur global melalui keterlibatan masif dalam proyek strategis Metro Manila Subway Project (MMSP) di Filipina.

Kepercayaan ini merupakan kelanjutan dari rekam jejak solid perusahaan yang sebelumnya sukses mengawal paket kontrak CP102, dan kini berlanjut pada paket CP106.

Hal tersebut menjadi bukti nyata atas konsistensi kualitas serta keandalan teknologi perusahaan yang telah diakui secara berkelanjutan dalam memenuhi standar ketat infrastruktur internasional.

Dalam proyek MMSP ini, WIKA Beton mengamankan dua proyek strategis secara paralel. Pertama, produksi tunnel segment yang diproduksi langsung di Manila di bawah skema Joint Venture antara WIKA Beton dengan mitra lokal di Filipina dengan skema tanpa belanja modal (Capex).

Kedua, produksi bantalan jalan rel atau PC sleeper untuk landasan jalan rel yang diproduksi di Indonesia, di mana kontrak senilai USD 10,70 juta tersebut berhasil diamankan oleh anak usaha WIKA Beton, yakni PT Wijaya Karya Komponen Beton (WIKA Kobe).

Sinergi besar ini didukung penuh oleh pembiayaan Japan International Cooperation Agency (JICA) dengan Colas Rail bertindak sebagai mitra kontraktor utama. Untuk pemenuhan kebutuhan PC sleeper, persiapan teknis dan proses produksi telah dimulai di Pabrik Produk Beton (PPB) Majalengka, Jawa Barat, dengan standar pengendalian kualitas kelas dunia.

Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, menyatakan bahwa keberhasilan mengamankan kontrak lanjutan ini merupakan pengakuan atas kapabilitas rekayasa Indonesia di level global. “Partisipasi WIKA Beton dalam proyek Metro Manila Subway mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadap kapabilitas industri manufaktur dan rekayasa Indonesia. Melalui kolaborasi bersama Colas Rail dengan dukungan pembiayaan dari JICA, kami bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan sistem transportasi urban modern sekaligus menunjukkan bahwa produk dan teknologi manufaktur Indonesia mampu memenuhi standar proyek infrastruktur kelas dunia,” ujarnya.

Capaian ini tidak hanya memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan global, tetapi juga sejalan dengan visi besar ekosistem Danantara dan BUMN dalam menciptakan nilai jangka panjang di tingkat internasional.

Dengan performa yang terus terjaga, WIKA Beton diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak konektivitas regional melalui solusi infrastruktur yang berkualitas.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *