banner 728x250

Siap-siap! Ini Jadwal Puncak Hujan Sangat Lebat di Jakarta Menurut Ramalan BMKG

Ilustrasi cuaca. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

ABNnews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada periode 6-9 April 2026. Masyarakat diminta menghindari aktivitas di area rawan demi keselamatan bersama.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebut ada beberapa ancaman nyata yang mengintai ibu kota dalam waktu dekat akibat cuaca yang tak menentu ini.

“Potensi dampak yang ditimbulkan yaitu genangan dan banjir lokal serta pohon tumbang akibat angin kencang,” ujar Yohan di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Fase “Galau” Menuju Musim Kemarau

Berdasarkan analisis dari BMKG, wilayah Jakarta saat ini ternyata masih berada pada fase peralihan alias pancaroba menuju musim kemarau. Meskipun kemarau diprediksi baru akan dimulai pada pertengahan Mei hingga awal Juni mendatang, periode transisi ini justru sering memicu cuaca yang sangat ekstrem.

Yohan menjelaskan, pada periode 5-9 April ini terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Puncaknya diprediksi terjadi pada tanggal 6 hingga 8 April 2026.

“Hujan berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari bersifat lokal dengan intensitas yang dapat meningkat secara cepat,” tuturnya memberikan peringatan.

Menyikapi hal ini, BPBD DKI terus melakukan pemantauan intensif terhadap prakiraan cuaca BMKG dan menyebarluaskan informasi lewat media sosial resmi. Warga pun diwanti-wanti agar waspada terhadap petir dan angin kencang yang bisa datang secara tiba-tiba tanpa permisi.

“Kami juga mengimbau masyarakat waspada hujan lebat, angin kencang, dan petir. Serta meminta masyarakat menghindari aktivitas di area rawan saat cuaca ekstrem,” tegas Yohan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *