ABnnews – AirNav Indonesia lagi pasang badan buat menjaga langit nusantara tetap aman dari “serbuan” balon udara liar. Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bernama Kampung Kasanah, AirNav mengajak warga Wonosobo mengubah kebiasaan lama menjadi tradisi yang lebih produktif dan nggak bikin was-was dunia penerbangan.
Strateginya simpel tapi nendan,: balon udara nggak lagi dilepas bebas, tapi wajib ditambatkan! Dengan begitu, pesonanya tetap bisa dinikmati sebagai atraksi wisata tanpa harus mengancam keselamatan pesawat yang melintas.
Ngeri! Ada 27 Laporan Balon Liar Ganggu Pesawat
Bukan tanpa alasan AirNav cerewet soal ini. Data terbaru mencatat, sejak Idulfitri 1447 H/2026 M hingga 28 Maret kemarin, sudah ada 27 laporan balon udara liar yang gentayangan nggak jelas.
Balon-balon ini terdeteksi mulai dari ketinggian rendah 1.500 kaki sampai ketinggian jelajah pesawat jet di 35.000 kaki (FL350). Lokasinya pun menyebar mulai dari Yogyakarta, Kebumen, Pasuruan, hingga jalur sibuk menuju Bali.
“Tradisi budaya yang baik harus dijaga dan dilestarikan. Tapi, bukan membahayakan keselamatan penerbangan,” tegas Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, di sela Festival Balon Udara Wonosobo, Minggu (29/3/2026).
Kampung Kasanah: Dari Tradisi Jadi Mandiri
Nggak cuma melarang, AirNav juga kasih solusi lewat Kampung Kasanah. Program ini dirancang untuk menyulap potensi lokal Wonosobo di sektor pertanian, peternakan, hingga UMKM kreatif jadi sumber cuan baru bagi warga.
Tujuannya jelas, biar masyarakat makin mandiri dan punya daya saing. Jadi, selain merayakan Syawalan dengan festival balon yang tertib, ekonomi desa juga ikut berputar kencang.
“Kami percaya, ketika masyarakat diberi pemahaman dan ruang untuk tetap menjalankan tradisi secara aman, maka kepatuhan akan tumbuh dari kesadaran,” lanjut Capt. Avirianto.
AirNav Indonesia adalah satu-satunya “polisi udara” yang mengatur lalu lintas penerbangan di ruang udara seluas 7,7 juta km persegi. Sebelum pandemi, mereka melayani rata-rata 6.125 pergerakan pesawat setiap harinya.
Jadi, tugas mereka emang berat banget buat mastiin kamu yang lagi naik pesawat bisa sampai tujuan dengan selamat tanpa terganggu balon nyasar.













