banner 728x250

Kalikangkung Siaga! 59 Ribu Kendaraan Mulai Serbu Jakarta, Cek Jadwal One Way Hari Ini!

Ilustrasi. Antrean kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

ABNnews – Volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta via Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, terus meroket. Data terbaru mencatat sebanyak 59.773 kendaraan telah melintasi gerbang tol tersebut sejak Selasa (24/3) pagi hingga Rabu (25/3/2026) pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi ledakan arus balik akan terus terjadi. Setidaknya 285.000 kendaraan diperkirakan bakal melintas selama periode one way nasional yang berlangsung mulai hari ini hingga Minggu (29/3) mendatang.

“Kemungkinan mudik balik akan terjadi pada hari ini,” ujar Menhub Dudy saat meninjau langsung kesiapan GT Kalikangkung, Rabu (25/3).

Kapolri Buka One Way Nasional

Pantauan di lokasi, sistem one way resmi dibuka mulai pukul 14.00 WIB oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kendaraan dari KM 414 GT Kalikangkung kini bisa melaju tanpa hambatan menuju KM 70 GT Cikatama.

Data menunjukkan pergerakan kendaraan mulai meningkat signifikan sejak Selasa pagi:
* Pukul 06.00-07.00 WIB: 1.829 kendaraan.

* Pukul 09.00-10.00 WIB: 3.007 kendaraan.

* Puncak Tertinggi (10.00-11.00 WIB): 3.851 kendaraan per jam.


Saat ini, rata-rata kendaraan yang masuk ke GT Kalikangkung bertahan di angka 3.000 unit per jam.

Rest Area KM 62B dan 52B Berlaku Buka-Tutup

Belajar dari evaluasi arus mudik yang sempat mencatatkan angka 200.000 kendaraan dan memicu kemacetan, pengaturan kali ini dipastikan lebih ketat. Salah satu fokusnya adalah titik lelah alias rest area.

Petugas memberlakukan sistem buka-tutup di beberapa titik krusial, seperti Rest Area KM 62B dan KM 52B. Langkah ini diambil guna mencegah penumpukan kendaraan yang meluber hingga ke bahu jalan tol.

“Kami harapkan masyarakat dapat merencanakan kepulangan dengan baik dan memanfaatkan rest area yang sudah disediakan Jasa Marga,” imbau Dudy.

Demi mengurai kepadatan agar tidak menumpuk di satu hari, Menhub mendorong masyarakat untuk lebih fleksibel dalam menentukan waktu pulang. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) hingga moda transportasi kereta api disarankan menjadi opsi utama.

“Kami mengimbau masyarakat bisa merencanakan perjalanan dari mana saja dan tidak semuanya dilakukan hari ini, sehingga perjalanan bisa lebih lancar,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *