banner 728x250

Besok Ada Kejutan! KPK Bongkar Alasan Tarik Lagi Gus Yaqut dari Tahanan Rumah

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI)

ABNnews – Jatah “menghirup udara rumah” bagi mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut resmi berakhir hari ini. Baru saja pamer bisa sungkem ke sang ibunda, Gus Yaqut kini sudah harus kembali ke dinginnya sel Rutan KPK.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membeberkan alasan kuat di balik penarikan kembali Gus Yaqut ke rutan. Ternyata, ada agenda krusial yang sudah menunggu besok.

“Yang pertama karena memang besok sudah terjadwal ada permintaan keterangan kepada yang bersangkutan,” kata Asep kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/3/2026).

Tak hanya soal pemeriksaan Gus Yaqut, Asep memberikan kode keras bahwa penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji ini bakal mengalami perkembangan signifikan alias ada “kejutan” baru.

“Yang kedua juga besok rencananya kami ada progres, ya, terkait dengan penanganan kuota haji ini,” imbuhnya.

Meski begitu, Asep masih menutup rapat keran informasi terkait apakah progres tersebut berupa penetapan tersangka baru atau temuan bukti lainnya.

Asep menjelaskan, kembalinya Gus Yaqut ke rutan baru dilakukan hari ini karena pihaknya harus mengikuti prosedur kesehatan. Sejak Senin sore hingga Selasa pagi tadi, Gus Yaqut menjalani asesmen kesehatan di RS Polri Kramat Jati.

“Mengapa mungkin prosesnya dari kemarin tidak langsung, harus menunggu sampai hari ini, karena tentunya ada prosedur yang harus kami lalui yaitu melakukan asesmen kesehatan,” jelas Asep.

Pemilihan RS Polri Kramat Jati sendiri disebut Asep karena lokasinya yang berdekatan dengan tempat tinggal Yaqut, serta kelengkapan peralatan dan dokter spesialis yang memadai.


Gus Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem Ibu

Gus Yaqut tiba di Gedung Merah Putih KPK pukul 10.32 WIB. Turun dari mobil, ia sudah kembali mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan tangan terborgol.

Kepada awak media, ia tak banyak berkomentar mengenai kasusnya. Namun, ia mengaku bersyukur sempat mendapat status tahanan rumah karena bisa bertemu orang tuanya di momen Lebaran.

“Alhamdulillah saya bisa sungkem ke ibu saya, ke ibunda saya,” ujar Yaqut singkat saat memasuki gedung.

Ia juga membenarkan bahwa status tahanan rumah yang dinikmatinya selama beberapa hari terakhir adalah murni atas permohonan pihak keluarga.

“Permintaan kami,” pungkasnya sebelum digiring petugas masuk ke dalam sel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *