banner 728x250

Terapkan Skema Tiba-Bongkar-Berangkat, ASDP Putar Otak Urai Macet Horor di Gilimanuk

Foto dok PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

ABNnews – Pelabuhan Gilimanuk, Bali, sempat dihantam kemacetan horor hingga 36 kilometer pada periode Angkutan Lebaran 2026.

Lonjakan volume kendaraan ini dipicu aksi “kejar tayang” masyarakat yang ingin menyeberang lebih awal sebelum pelabuhan ditutup sementara untuk menghormati Hari Raya Nyepi pada 18–20 Maret 2026.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan saat ini antrean mulai berangsur terurai menjadi sekitar 20 kilometer dan terus bergerak mengalir menuju area dermaga.

“Kami melakukan berbagai upaya maksimal dengan mengoptimalkan kapal dan dermaga agar arus tetap bergerak. Kami memahami banyak pengguna jasa mengejar waktu sebelum penutupan pelabuhan saat Nyepi,” ujar Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, Selasa (17/3/2026).

Strategi ‘Tiba-Bongkar-Berangkat’

Demi menguras antrean yang mengular, ASDP menerapkan pola operasi sangat padat. Sebanyak 34 unit kapal dikerahkan untuk melayani lintasan Gilimanuk–Ketapang.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arif Eko, menjelaskan pihaknya menerapkan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) di sejumlah dermaga strategis seperti MB2, MB4, LCM, dan Bulusan.

* Skema TBB: Sebanyak 24 kapal dikerahkan khusus untuk pola ini.

* Cara Kerja: Kapal yang tiba di Ketapang langsung bongkar muatan dan segera balik ke Gilimanuk tanpa memuat kendaraan baru.

* Tujuan: Mempercepat perputaran kapal agar antrean di sisi Bali lebih cepat tersedot.


Data Penumpang: 76 Ribu Orang Sehari!

Lonjakan pemudik terekam jelas dalam data ASDP. Pada H-5 Lebaran (16 Maret 2026), tercatat sebanyak 76.495 penumpang menyeberang dari Bali ke Jawa. Angka ini naik 2,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Rincian Kendaraan yang Menyeberang di H-5: Sepeda Motor 14.398 unit, Mobil Pribadi 6.350 unit, Truk 1.339 unit, Bus 938 unit. Total Kendaraan 23.025 unit (dalam 24 jam).

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-5, total penumpang yang sudah menyeberang ke Jawa mencapai 309.135 orang.

Rekayasa Lalin ke Buffer Zone

Selain optimalisasi kapal, ASDP bersama mitra di lapangan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan kecil diarahkan menuju area Buffer Zone Kargo guna mengurangi beban kepadatan di jalur utama menuju pintu masuk pelabuhan.

ASDP menegaskan akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder agar distribusi logistik dan mobilitas masyarakat tetap berjalan kondusif di tengah tekanan volume kendaraan yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *