ABNnews – Konsumsi listrik nasional diprediksi bakal meroket menjelang Idul Fitri 1447 H. Hal ini seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat dan aktivitas selama libur panjang Lebaran.
Menanggapi tantangan tersebut, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan seluruh “napas” pembangkit listrik dalam kondisi aman.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, menjamin pasokan energi primer mulai dari batu bara, gas, hingga BBM berada dalam posisi terkendali agar sistem kelistrikan nasional tetap andal.
“Terkait ketersediaan energi primer saat ini, baik itu gas, batu bara, dan juga BBM, semuanya dalam posisi terkendali. Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan PLN Pusat,” ujar Mamit dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Keandalan listrik selama Lebaran ternyata tidak datang begitu saja. Di baliknya, terdapat sistem tata kelola energi primer yang terstruktur ketat. PLN EPI memastikan setiap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) mendapatkan pasokan dengan rumus 3T: Tepat jumlah, Tepat waktu, dan Tepat sumber.
Untuk menjaga kelancaran ini, PLN EPI terus memperkuat komunikasi dengan berbagai stakeholder strategis:
* Batubara: Koordinasi intens dengan Ditjen Minerba.
* Gas: Kerja sama dengan Ditjen Migas dan SKK Migas.
* BBM: Kolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga.
Mamit menjelaskan bahwa PLN EPI bertindak sebagai penerima alokasi Domestic Market Obligation (DMO) yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Ditjen Minerba. Volume kebutuhan batu bara tahunan sendiri disusun berdasarkan perencanaan operasi masing-masing pembangkit (PLN maupun IPP).
“Penetapan kebijakan, target, dan pengawasan kepatuhan DMO berada pada kewenangan pemerintah. PLN EPI tidak mempunyai kewenangan menetapkan kebutuhan batu bara untuk kelistrikan nasional,” tegas Mamit.
Mekanisme ini mengacu pada aturan terbaru, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2025 serta Kepmen ESDM terkait pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negeri.
Langkah taktis yang dijalankan PLN EPI bersama ekosistem PLN Group ini juga menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan visi swasembada energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan memastikan rantai pasok energi primer tidak terputus, PLN EPI turut memperkuat fondasi ketahanan energi nasional, terutama di saat jutaan keluarga berkumpul merayakan kemenangan di hari raya.













