banner 728x250

Dunia Dilanda Perang, Prabowo Tegaskan RI Tetap Bebas Aktif: Kita di Jalur Benar!

Presiden Prabowo Subianto

ABnnews – Presiden Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia yang tetap teguh memegang prinsip politik luar negeri bebas aktif. Di tengah dinamika konflik global yang makin membara, Prabowo memastikan Indonesia tidak akan terseret masuk ke dalam blok kekuatan mana pun.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan 218 jembatan secara hybrid melalui konferensi video di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/3/2026).

“Bangsa kita, negara kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, nonblok. Kita tidak ingin ikut blok mana pun. Kita menghormati semua kekuatan. Kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia,” tegas Prabowo.

Prabowo menyoroti situasi dunia saat ini yang penuh ketidakpastian. Menurutnya, eskalasi ketegangan di berbagai kawasan, mulai dari Eropa hingga Timur Tengah, menjadi tantangan nyata bagi seluruh dunia, termasuk Indonesia.

“Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang yang besar di Eropa, di Ukraina. Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena,” tuturnya.

Meski secara geografis Indonesia berada jauh dari titik konflik, Prabowo mengingatkan bahwa dampak global akan tetap terasa.

“Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil,” tambahnya.

Menurut Prabowo, sikap tidak memihak yang diambil Indonesia adalah cerminan dari nilai luhur bangsa yang menjunjung tinggi keberagaman. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya berlaku di dalam negeri, tapi juga menjadi landasan dalam menjalin hubungan internasional.

“Kita menghormati semua bangsa, menghormati semua agama, menghormati semua ras, menghormati semua kelompok etnis. Inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai,” kata Presiden.

Prabowo juga bangga karena Indonesia tetap rukun meski terdiri dari ratusan kelompok etnis. Kerukunan inilah yang menurutnya harus terus dijaga agar Indonesia tetap menjadi negara yang stabil dan damai di mata dunia.

“Kita bisa hidup berdampingan ratusan kelompok etnis, tapi kita bisa rukun,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *