ABNnews – Kabar duka menyelimuti keluarga besar DPRD Sulawesi Selatan. Hj Wardana Mamung, istri dari anggota DPRD Sulsel Capt Hariadi, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal maut di Tol Insinyur Sutami, Makassar, Sabtu (21/2/2026).
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, membenarkan informasi memilukan tersebut. Ia mengaku telah mendapat konfirmasi langsung dari Kapolrestabes Makassar.
“Benar, (kecelakaan) Hj Warda (istri Capt Hariadi). Barusan saya dapat informasi langsung dari Kapolrestabes. Kami turut berduka, semoga keluarga diberi keikhlasan dan ketabahan,” ujar Andi Rachmatika dikutip Antara, Sabtu (21/2/20260..
Tabrak Pohon hingga Pembatas Beton
Kecelakaan ini terjadi di ruas Tol Seksi Empat arah Bandara, tepatnya di Kilometer 7+200. Corporate Communication PT Makassar Metro Network, Achmad Syauki, menyebut laporan diterima pusat komunikasi tol sekitar pukul 13.53 WITA.
Mobil Toyota Raize berwarna putih dengan nopol DD 1305 WA itu diduga melaju kencang sebelum akhirnya kehilangan kendali (out of control). Mobil tersebut menghantam pohon dan pagar pembatas beton tol hingga berakhir di sebuah selokan kecil.
Kondisi Mobil Ringsek Tak Berbentuk
Kecelakaan hebat ini membuat bodi depan dan tengah mobil ringsek parah. Selain kaca depan yang pecah total, bodi kendaraan terlihat penyok cukup dalam.
Kejadian ini sempat viral di media sosial melalui rekaman video warga. Dalam video tersebut, terlihat sebuah baju berwarna biru bertuliskan ‘DPRD Sulsel’ berada di dalam mobil, sementara korban masih terjepit di kursi pengemudi.
Momen Histeris Sang Anak
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Saat jenazah korban sudah dimasukkan ke dalam kantong jenazah oleh petugas tol dan polisi, seorang anak perempuan tiba-tiba datang menghampiri. Ia menangis histeris dan mencoba membuka kantong tersebut sambil memanggil-manggil ibunya.
Polisi Kumpulkan CCTV
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Personel Satlantas sudah diturunkan untuk melakukan olah TKP.
“Pihak kepolisian sedang melaksanakan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti, keterangan saksi, maupun rekaman kamera pengawas CCTV pihak tol,” ungkap Arya.













