ABNnews — Warga di sekitar aliran Kali Mookervart, Kalideres, Jakarta Barat, digegerkan dengan peristiwa penemuan mayat mengambang pada Minggu (01/02) pagi.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Supri, petugas kebersihan Unit Pengelola Sampah (UPS) Kalideres, sekita pukul 08.30 WIB. “Saya temuin sekitar jam 8.30 pagi di Kali Mookervart, Jembatan Pesakih, wilayah Kalideres,” kata Supri.
Ia mengira mayat yang mengambang itu hanyalah sampah di aliran kali. “Saya lagi aktivitas di kali, pertama lihat itu lengannya. Saya kira apa, ternyata mayat,” kata dia.
Korban berjenis kelamin laki-laki dan tidak ditemukan identitas apa pun pada tubuhnya. “Mayatnya laki-laki, enggak ada identitas,” ujar Supri.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. “Kata polisi sih kira-kira sudah tiga atau empat hari, soalnya memang sudah bau,” jelasnya.
Saat ditemukan, korban mengenakan baju berwarna hitam dengan motif garis-garis belang serta bercelana jeans. Warga sekitar mengaku tidak mengenali korban dan menduga jasad tersebut terbawa arus hingga tersangkut di tumpukan sampah Kali Mookervart.
Korban diduga telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan, ditandai dengan kondisi jasad yang sudah mengeluarkan bau tak sedap.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi mayat korban ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.













