ABNNews – Lab narkotika jenis tembakau sintetis yang beroperasi secara tertutup di wilayah Jakarta Selatan dengan omzet hingga Rp2 miliar berhasil dibongkar polisi.
Plt. Kanit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Iptu Ahmad Huda, saat dikonfirmasi, mengatakan, “Seorang pria berinisial R (25) diamankan dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis (8/1/) malam,” katanya Senin (19/1/2026) dilansir dari Antara.
Ia menambahkan, kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di sebuah penginapan di kawasan Jagakarsa.
Adapun barang bukti yang diamankan antara lain 23 botol spray bibit tembakau sintetis 500 mililiter, tembakau sintetis dengan berat bruto 206 gram, dan gelas pengukur cairan.
“Kami juga menyita kertas papir dan dua pak tembakau yang diduga digunakan dalam proses peracikan,” kata Ahmad.
Berdasarkan analisa dan perhitungan awal, kata dia, barang bukti serta bahan baku yang diamankan tersebut apabila diproses dan disemprotkan menggunakan cairan sintetis, diperkirakan dapat menghasilkan tembakau sintetis siap edar dengan berat mencapai sekitar 2.000 gram atau 2 kilogram, senilai Rp2 miliar.
“Bahan spray tersebut jika di semprotkan berpotensi menghasilkan tembakau sintetis 2000 gram atau 2 kg senilai Rp2 miliar,” katanya.
Sementara, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok dan peredaran tembakau sintetis tersebut.













