ABNnews – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Cilegon dan sekitarnya pada Jumat (2/1) sore berdampak pada akses transportasi menuju Pelabuhan Ciwandan. Sejumlah ruas jalan tergenang air sehingga menghambat pergerakan kendaraan menuju pelabuhan tersebut.
Menyikapi kondisi itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) langsung mengambil langkah cepat guna memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman dan terkendali. Salah satunya dengan mengalihkan layanan penyeberangan ke Pelabuhan Merak.
ASDP kembali membuka layanan penyeberangan bagi kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta kendaraan roda dua golongan II dan III melalui Pelabuhan Merak. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran distribusi logistik sekaligus menjamin keselamatan pengguna jasa di tengah cuaca ekstrem.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.
“Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Bersama Kepolisian dan KSOP, ASDP melakukan pengalihan layanan dari Ciwandan ke Merak sebagai langkah antisipatif agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali,” kata Heru dalam keterangannya Sabtu (3/1/26).
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Kamis (2/1) pukul 17.18 WIB. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang hingga pukul 20.30 WIB, yang kemudian berdampak pada akses jalan menuju Pelabuhan Ciwandan.
Menindaklanjuti situasi tersebut, ASDP melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Kepolisian melalui Kasat Lantas Polres Cilegon serta regulator pelabuhan, KSOP Kelas I Banten. Dari hasil koordinasi diputuskan bahwa seluruh kendaraan yang menuju maupun berasal dari Pelabuhan Ciwandan dialihkan ke Pelabuhan Merak.
Tiket Tidak Hangus
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa kondisi ini termasuk kategori force majeure sehingga pengguna jasa tidak perlu khawatir terhadap status tiket penyeberangan.
“Dalam situasi force majeure seperti ini, tiket penyeberangan tidak hangus. ASDP memastikan kebijakan refund dan reschedule tetap dapat dilakukan melalui layanan customer service pelabuhan,” jelas Windy.
Ia menambahkan, penyesuaian juga telah dilakukan pada sistem tiket online Ferizy agar pelayanan tetap berjalan optimal. Informasi resmi dapat diakses melalui WhatsApp 08111021191, telepon 021-191, serta akun Instagram @asdp191.
Untuk mendukung kelancaran operasional di Pelabuhan Merak, ASDP menyiapkan berbagai penyesuaian layanan, mulai dari pengoperasian loket tambahan, penerapan skema layanan lintas pelabuhan (cross boarding) bagi kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta sepeda motor golongan II dan III, hingga pengaturan arus kendaraan di dalam kawasan pelabuhan.
Pengendalian lalu lintas dilakukan sejak jalur reguler hingga pengaturan distribusi kendaraan ke dermaga sesuai kapasitas dan kondisi operasional. Petugas juga disiagakan di titik-titik strategis untuk membantu kelancaran arus serta memberikan informasi langsung kepada pengguna jasa.
ASDP mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memantau informasi resmi dari ASDP dan instansi terkait. Dengan kesiapsiagaan operasional dan sinergi antar pemangku kepentingan, ASDP menegaskan komitmennya menjaga konektivitas dan distribusi logistik nasional tetap berjalan optimal.













