“Sama Tuhan Aja Gak Takut”: Warganet Ramai-ramai Sentil Video Ziarah Makam Pahlawan Kader Parti Golkar

Viktor Silaen viral usai terekam menginjak tembok pusara makam pahlawan, netizen ramai melontarkan sindiran pedas. (Foto: X)

ABNnews – Gelombang kritik melanda jagat maya usai beredarnya video ziarah makam pahlawan yang melibatkan kader Partai Golkar Viktor Silaen.

Alih-alih menjadi momen penghormatan yang penuh keheningan, rekaman aksi tersebut justru memicu perdebatan sengit dan membuat warganet ramai-ramai melontarkan sindiran menohok.

Kolom komentar unggahan tersebut langsung digrebek netizen yang menyoroti etika serta gestur yang ditampilkan di area pusara para pejuang.

Salah satu tanggapan yang menyedot perhatian datang dari akun @wisnuhuda2. Warganet tersebut melontarkan sindiran tajam bernada satire yang kemudian menjadi topik perbincangan hangat.

“Sama Tuhan aja gak takut, apalagi cuma pusara,” tulisnya.

Komentar tersebut mencerminkan nada kekecewaan mendalam dari publik terhadap perilaku di lokasi yang seharusnya dihormati. Meski disampaikan dengan gaya berseloroh, tanggapan itu memperlihatkan betapa sensitifnya norma kesopanan di area pemakaman di mata publik.

Tak hanya isu etika, kritik netizen juga merembet ke ranah integritas para pejabat. Akun @dadansuhendar1 mengaitkan momen ziarah tersebut dengan tanggung jawab moral para pemangku kebijakan.

“Cara menghormati pahlawan itu kerja dengan benar dan tidak korupsi,” celetuknya di kolom komentar.

Kritik pedas lainnya disampaikan oleh akun @edi.kusmayadi.3363 yang mempertanyakan kehadiran para tokoh politik tersebut di atas makam para pejuang.

“Kalau bisa bicara… para pahlawan itu pasti gak mau ada mereka di sana,” tulisnya.

Sementara itu, akun @sahabat_rumahuntuksemua turut menyinggung perlakuan terhadap makam orang yang telah meninggal dunia, dan akun @kusnandar2400 menyoroti bahwa agenda ziarah tersebut disinyalir sekadar rutinitas seremonial belaka.

Viralnya video Viktor Silaen ini pada akhirnya menggeser sorotan publik tidak lagi sekadar melihat agenda ziarah internal Partai Golkar, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga sikap, etika, dan keheningan di lingkungan makam pahlawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *