Jadi Jembatan Aspirasi Pedagang Kecil ke Prabowo, Sufmi Dasco Tuai Apresiasi APKLI

Foto dok Istimewa

ABNnews – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dinilai memiliki peran yang sangat strategis dalam menjembatani berbagai aspirasi pedagang kecil dan pelaku usaha mikro langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Peran krusial tersebut mendulang apresiasi tinggi dari kalangan asosiasi pedagang.

Ketua Umum Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, dan Pedagang Kaki Lima Indonesia Merah Putih (APKLI MP), dr. Ali Mahsun ATMO, mengungkapkan bahwa Dasco memiliki akses komunikasi yang efektif untuk menyalurkan persoalan riil masyarakat bawah agar sampai ke tangan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Ali dalam siniar (podcast) Kontelasi di kanal YouTube JakartaInsideCom. Menurutnya, jalur komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan kelompok akar rumput sangat vital guna memastikan setiap kebijakan yang diambil tidak mengabaikan nasib para pelaku usaha kecil.

Ali mengaku sudah mengenal rekam jejak Dasco sejak Pemilihan Presiden 2014, ketika APKLI turut mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Sejak saat itu, ia melihat Dasco konsisten berada di posisi strategis yang mampu menghubungkan aspirasi antara eksekutif, legislatif, dan berbagai elemen masyarakat.

Mantan Pembantu Rektor Undar Jombang (2010–2012) itu juga memuji keahlian Dasco dalam merajut komunikasi politik lintas partai, termasuk dengan kelompok di luar koalisi pemerintahan. Bagi Ali, stabilitas politik yang terjaga merupakan kunci utama demi mengamankan roda perekonomian rakyat.

“Stabilitas politik merupakan harga mati bagi roda dan pertumbuhan ekonomi rakyat, UMKM, dan PKL,” ujar Ali, dikutip Minggu (11/10/2026).

Ali menjelaskan, ketidakpastian politik serta gangguan rantai pasok global sempat memberikan hantaman telak bagi para pelaku usaha kecil.

Lonjakan harga bahan baku, kebutuhan pokok, plastik, minyak, hingga gas, membuat omzet pedagang kaki lima anjlok hingga 40 persen, terutama imbas dari memanasnya situasi geopolitik global sejak akhir Februari hingga Juni 2026.

Atas dasar kepedulian tersebut, Sekretaris Lembaga Sosial Mabarot PBNU (2000–2005) ini menyampaikan apresiasi terbuka kepada Sufmi Dasco atas terselenggaranya audiensi yang berlangsung pada 2 September 2026 lalu di Kompleks Parlemen, Senayan.

Dukungan dan apresiasi itu tidak hanya mewakili APKLI Merah Putih, tetapi juga disuarakan demi kepentingan jutaan pelaku UMKM, pedagang kaki lima, petani, nelayan, hingga pengemudi ojek online di seluruh tanah air.

Peran aktif Dasco dalam menampung keluh kesah rakyat ini juga terkonfirmasi lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @sufmi_dasco, pada 3 September 2026. Dalam unggahan tersebut, Dasco menceritakan momen saat dirinya bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Mensesneg Prasetyo Hadi menerima langsung rombongan pengurus APKLI di Gedung Nusantara III.

“Ekonomi rakyat tumbuh dari trotoar dan pasar-pasar kecil yang menghidupi banyak keluarga. Kemarin sore, Rabu (2/9/2026), saya bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Mensesneg Prasetyo Hadi menerima audiensi Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Gedung Nusantara III Senayan, Jakarta,” tulis Dasco.

Ia menambahkan, banyak topik krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari dinamika sektor perdagangan, upaya pemberdayaan PKL di berbagai daerah, hingga pentingnya merumuskan ekosistem perdagangan yang kondusif.

“Pedagang kaki lima adalah wajah ekonomi rakyat yang terus bergerak, dan suara mereka layak didengar sampai ke ruang kebijakan,” tandas Dasco kala itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *