ABNnews –Aksi pencurian rumah kontrakan terjadi di Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).
Adapun modus yang digunakan oleh pelaku yakni berpura-pura menjadi penghuni dan menanyakan alamat.
Berdasarkan Ketua RT 04 RW 03 Duri Kosambi Nurdin pada Senin mengatakan pelaku melancarkan tindak pencurian pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 12.00 WIB siang hari dengan sangat tenang di tengah lingkungan yang ramai.
“Anak-anak muda yang sedang nongkrong di dekat lokasi sama sekali tidak curiga karena gerak-geriknya sangat santai. Mereka mengira pelaku adalah salah satu penghuni kontrakan,” kata Nurdin Senin (28/9/2026), dilansir dari Antara.
Selain itu, berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku datang mengendarai sepeda motor dengan mengenakan kaos, celana pendek, dan membawa tas ransel.
Sebelum melancarkan aksinya, pelaku diduga telah melakukan pemantauan atau survei lokasi terlebih dahulu untuk memastikan jam kosong para penghuni indekos tersebut yang mayoritas bekerja, ujar Nurdin
“Kalau kata korban, pelaku ini sudah beberapa kali keliling lokasi. Modusnya, dia ngetuk pintu dulu. Kalau ada orangnya, dia bakal pura-pura nanya alamat. Tapi begitu tahu rumah kosong, pintunya langsung dijebol,” ujar Nurdin.
Dalam melancarkan tindak kejahatannya, pelaku sempat masuk ke dalam dua unit kontrakan berbeda secara berurutan. Di unit pertama, pelaku hanya mengambil minuman. Lalu, pelaku berjalan santai melewati kerumunan remaja yang sedang berkumpul untuk masuk ke unit kontrakan kedua.
Dalam melancarkan tindak kejahatannya, pelaku sempat masuk ke dalam dua unit kontrakan berbeda secara berurutan. Di unit pertama, pelaku hanya mengambil minuman. Lalu, pelaku berjalan santai melewati kerumunan remaja yang sedang berkumpul untuk masuk ke unit kontrakan kedua.
Di lokasi kedua itu kemudian pelaku merusak kunci pintu dan menggasak uang tunai.
“Kuncinya saya lihat sendiri rusak dijebol. Pelaku gasak uang tunai di bawah Rp5 juta. Untungnya, barang-barang lain dibawa yang punya rumah,” tutur Nurdin.
Meskipun warga belum secara resmi melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian, wajah pelaku telah teridentifikasi melalui rekaman CCTV.
Ciri ciri pelaku tersebut yakni berusia di atas 30 tahun dan memiliki ciri fisik mencolok berupa tato pada kedua tangannya.
Nurdin mengungkapkan insiden pencurian dengan modus tersebut baru pertama kali terjadi di wilayah permukiman setempat.
Nadzar Lendi












