ABNnews – Dukungan perbankan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu pilar krusial di balik kesuksesan Tati Purwanti, mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, dalam membangun bisnis Bubur Cirebon di Taiwan.
Perjuangan pantang menyerah Tati bersama ekosistem finansial BRI mampu mengubah perjalanan seorang perantau menjadi wirausahawan sukses yang meraup omzet hingga ratusan juta rupiah per bulan.
Kisah perantauan Tati dimulai lebih dari dua dekade lalu saat ia memantapkan diri menjadi PMI di Taiwan demi menopang ekonomi keluarga. Babak baru kehidupannya dimulai pada 2013 usai menikah dengan warga negara Taiwan.
Sempat berbisnis bubble tea di Indonesia hingga memiliki 5 cabang dan 35 karyawan, usahanya terpaksa terhenti akibat dampak pandemi COVID-19 pada 2020.
Tati pun memutuskan kembali ke Taipei untuk menata ulang kehidupannya. Pada 2022, ia melihat peluang bisnis baru dengan memperkenalkan kuliner khas tanah air, yaitu Bubur Cirebon.
Meski sempat ragu karena iklim Taiwan yang relatif panas, Tati dan suaminya nekat berjualan di pinggir jalan selama 8 bulan. Tekad kuat itu membuahkan hasil hingga ia memiliki tempat usaha permanen dengan omzet mencapai 30.000 NTD hingga 120.000 NTD. Usaha ini juga ia manfaatkan untuk membuka lapangan kerja bagi sesama perantau asal Indonesia.
Seiring pesatnya perkembangan bisnis Bubur Cirebon, kebutuhan pengelolaan keuangan Tati meluas. Ia kini memanfaatkan keberadaan BRI Taipei untuk menyetorkan penerimaan hasil penjualan tunai hingga menyediakan layanan pembayaran QR Payment bagi para pelanggan.
“Dulu saya pakai BRI hanya untuk kirim uang ke Indonesia. Sekarang setelah punya usaha, kebutuhannya juga ikut berubah. Hasil penjualan yang masih tunai bisa saya setorkan melalui BRI Taipei, dan sekarang pelanggan juga mulai bisa bayar lewat QR Payment. Petugas BRI Taiwan sangat membantu,” ungkap Tati.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa kisah Tati merupakan cerminan nyata dari semangat pemberdayaan yang terus didorong oleh BRI bagi para perantau Indonesia.
“Bagi BRI, kisah Ibu Tati menunjukkan bahwa PMI tidak hanya memiliki peran penting dalam menopang perekonomian keluarga dan kontribusi nasional, tetapi juga berpotensi besar tumbuh menjadi wirausaha. Perjalanan membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, dan membuka peluang bagi sesama merupakan wujud nyata semangat pemberdayaan yang ingin terus kami dorong,” kata Hery.
Untuk memperkuat konektivitas finansial masyarakat Indonesia di Taiwan, BRI resmi meluncurkan aplikasi BRImo Taiwan. Layanan mobile banking ini hadir sebagai solusi transaksi 24/7 yang mempermudah transfer internasional ke Indonesia, transfer lokal di Taiwan, hingga pembayaran harian dalam satu aplikasi.
Adapun kantor BRI Taipei yang beroperasi di Zhongshan District, Taipei, mencatatkan kinerja impresif. Hingga akhir Juli 2026, total aset BRI Taipei mencapai lebih dari US$ 408 juta. Pada periode yang sama, nilai transaksi remitansi antara Taiwan dan Indonesia menembus angka sekitar US$ 490 juta dengan jangkauan lebih dari 3.400 rekening nasabah.












