Transformasi Digital Aviasi, AirNav Indonesia Luncurkan Jarkompenas untuk Komunikasi Penerbangan

Penandatanganan Berita Acara Layak Operasi (BALO) di Surabaya, Selasa (8/9/2026) untuk pengoperasian Jaringan Komunikasi Penerbangan Nasional (Jarkompenas). (ANTARA/Willi Irawan)

ABNnews – AirNav Indonesia resmi meluncurkan Jaringan Komunikasi Penerbangan Nasional (Jarkompenas) sebagai langkah konkret percepatan transformasi digital navigasi udara Tanah Air.

Peresmian infrastruktur anyar ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Layak Operasi (BALO) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/9/2026).

Peluncuran Jarkompenas dirancang untuk memperkuat, memodernisasi, dan mengintegrasikan seluruh jaringan komunikasi penerbangan di wilayah Indonesia.

Direktur Teknik AirNav Indonesia, Zainal Arifin Harahap, menegaskan bahwa kehadiran Jarkompenas memegang peranan krusial dalam peta jalan digitalisasi ruang udara nasional.

“Dengan infrastruktur yang terintegrasi, aman dan andal, Jarkompenas menjadi fondasi bagi pengembangan layanan navigasi penerbangan ke depan,” tutur Zainal dikutip antara, Selasa (8/9/2026).

Zainal menambahkan, Jarkompenas bukan sekadar sarana komunikasi biasa, melainkan berfungsi sebagai digital backbone yang menopang pengembangan berbagai sistem dan aplikasi penerbangan berbasis digital secara efisien.

Jarkompenas mengintegrasikan komunikasi antarstasiun penerbangan (ground/ground communication), mendukung komunikasi navigasi penerbangan (air/ground communication), serta menghubungkan kebutuhan pertukaran data antar stakeholders.

Sistem jaringan ini dibangun ke dalam dua skema subnetwork:

* Intranet: Menghubungkan Kantor Pusat, Kantor Cabang, seluruh unit pelayanan AirNav Indonesia, dan instrumen navigasi ke dalam satu enterprise network yang terintegrasi.


* Ekstranet: Memfasilitasi konektivitas dan pertukaran informasi dengan pemangku kepentingan penerbangan, baik skala nasional maupun internasional.


Pengembangan infrastruktur ini dieksekusi AirNav Indonesia berkolaborasi dengan Konsorsium Jasnikom–XL Smart (KSO PT Jasnikom Gemanusa dan PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk), mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 008 Tahun 2017.

Setelah melalui tahapan pembangunan, instalasi, pengujian, hingga migrasi sistem, Jarkompenas resmi mencapai status operasi penuh (full operation) sejak 31 Agustus 2026.

Kehadiran Jarkompenas memungkinkan AirNav Indonesia mengadopsi standar pertukaran informasi global System Wide Information Management (SWIM). Konsep ini memfasilitasi pertukaran data penerbangan secara real-time antar-instansi terkait.

Selain itu, Jarkompenas menjadi enabler pengembangan aplikasi digital pendukung, seperti sistem pengawasan (surveillance), informasi aeronautika, meteorologi penerbangan, hingga sistem manajemen lalu lintas udara (air traffic management) yang lebih presisi.

“Penandatanganan BALO menjadi milestone penting yang menandai kesiapan operasional Jarkompenas, sekaligus dimulainya fase pemanfaatan dan pengembangan jaringan secara berkelanjutan,” pungkas Zainal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *