Transformasi BUMN Karya, Brantas Abipraya Pangkas 29 Entitas Usaha

PT Brantas Abipraya di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur(Kompas.com/Robertus Belarminus)

ABNnews – Sebagai bagian dari agenda transformasi besar-besaran BUMN Karya, PT Brantas Abipraya segera merampungkan proses pemangkasan 29 entitas usahanya. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fokus perusahaan pada bisnis intinya sebagai kontraktor.

Melalui proses streamlining tersebut, Brantas Abipraya menyederhanakan struktur usaha dengan hanya menyisakan induk perusahaan dan mengakhiri keberadaan anak-anak usaha yang dinilai tidak lagi efektif dalam mendukung bisnis utama.

Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, memberikan apresiasi penuh atas penataan entitas usaha yang dilakukan jajaran direksi PT Brantas Abipraya.

“Saya harapkan nanti setelah selesai pembersihan ini, ke depannya betul-betul fokus kepada bisnis kontraktor. Brantas tinggal induknya, dan ini termasuk perusahaan yang paling sehat,” ujar Dony Oskaria dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026).

Dony menilai penataan struktur ini menjadi momentum krusial bagi Brantas Abipraya untuk memperkokoh fundamental perusahaan. Ia juga mendorong agar Brantas Abipraya menjadi salah satu BUMN Karya yang paling cepat menyelesaikan proses penataan.

Penyederhanaan struktur usaha ini ditargetkan mampu memangkas inefisiensi, memperkuat tata kelola (good corporate governance), serta membuat perusahaan tampil lebih lincah dan kompetitif di industri konstruksi.

Catatan BP BUMN menunjukkan, hingga 31 Juli 2026, sebanyak 274 entitas BUMN beserta anak usahanya telah berhasil ditata melalui skema likuidasi, merger, maupun divestasi.

Saat ini, BP BUMN bersama Danantara terus mematangkan arah transformasi BUMN melalui penyusunan peta strategi lima tahunan. Peta jalan ini dijadikan panduan utama untuk membangun perusahaan milik negara yang lebih sehat, kompetitif, dan berorientasi pada penciptaan nilai (value creation).

Akselerasi transformasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup penguatan fundamental bisnis, pengembangan talenta, pemanfaatan teknologi, hingga peningkatan daya saing global.

Melalui langkah-langkah strategis tersebut, BP BUMN dan Danantara membidik lahirnya BUMN Indonesia yang semakin tangguh dan mampu bersaing di kancah internasional, termasuk menembus jajaran pemeringkatan dunia, Fortune 500.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *