ABNnews – Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengobrak-abrik ladang ganja berukuran masif di pedalaman Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Operasi senyap ini berawal dari patroli rutin yang digelar oleh pasukan di wilayah tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, dari operasi pembongkaran ladang ganja di dua lokasi terpisah ini, petugas di lapangan sukses mengamankan total 5.000 batang tanaman ganja siap panen.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengungkapkan bahwa penemuan ladang narkotika ini bermula saat pasukannya mengendus informasi penting mengenai adanya aktivitas penanaman ganja ilegal.
Informasi awal tersebut langsung direspons cepat dengan melakukan penyelidikan mendalam di lapangan.
“Petugas lalu menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan dan penelusuran. Setelah mendapatkan informasi yang valid tentang keberadaan ladang ganja itu, personel langsung berangkat menuju lokasi,” kata Wirya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2026).
Begitu tiba di titik koordinat yang dibidik, pasukan TNI tidak langsung merangsek masuk. Mereka terlebih dahulu melakukan pengintaian perimeter guna memastikan keamanan area sebelum melakukan penyergapan.
* Fase Operasi: Pengintaian taktis dan penguasaan wilayah di dua desa terpisah.
* Lokasi Pengungkapan: Kampung Kima dan Kampung Air Garam, Kabupaten Yahukimo.
Setelah situasi dipastikan aman, personel langsung menyisir area perkebunan tersembunyi tersebut dan menemukan ribuan pohon ganja beserta senjata tajam tradisional.
“Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi,” terang Wirya merinci hasil temuan.
Hingga saat ini, pihak TNI masih terus melakukan pendalaman di sekitar lokasi kejadian guna menelusuri siapa dalang maupun pihak yang bertanggung jawab atas pemeliharaan ladang ganja skala besar tersebut.
Wirya memastikan, jajarannya akan memperkuat kolaborasi bersama pihak kepolisian agar proses hukum terhadap para pelaku peredaran gelap narkoba ini bisa diusut tuntas secara maksimal.
“Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” pungkas Wirya.












