Drama 120 Menit dan Penalti: Mo Salah Cs Depak Australia dari Piala Dunia 2026

Para pemain Timnas Australia dan Timnas Mesir saling berebut bola, yang berujung pada gol bunuh diri yang dicetak oleh bek Mesir nomor punggung 3, Mohamed Hany (tengah), selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB.(THOMAS COEX/AFP)

ABNnews – Pertempuran sengit tersaji di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Lewat drama 120 menit dan berlanjut ke babak adu penalti, Mohamed Salah cs sukses mendepak Australia untuk membawa Timnas Mesir melaju ke babak 16 besar di Stadion AT&T, Arlington, Jumat waktu setempat.

Berdasarkan catatan resmi FIFA, laga kedua tim berlangsung ketat sejak menit awal. Mesir sempat unggul lebih dulu lewat Emam Ashour, sebelum akhirnya dibalas oleh Australia melalui gol bunuh diri Mohamed Hany.

Setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu selesai, The Pharaohs akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 4-2 di babak tos-tosan setelah dua algojo Australia gagal menuntaskan tugasnya.

Australia sejatinya mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Socceroos nyaris membuka keunggulan melalui tembakan keras Cristian Volpato, namun dewi fortuna belum memihak lantaran bola membentur mistar gawang.

Mesir justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-13. Berawal dari umpan terukur yang dikirimkan oleh Karim Hafez, Emam Ashour dengan dingin menceploskan bola ke dalam gawang. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Mesir.

Memasuki paruh kedua, Mesir langsung tancap gas demi menggandakan keunggulan. Peluang emas didapat lewat aksi Omar Marmoush, sayang sepakannya masih menyamping tipis di sisi gawang Australia.

Petaka bagi Mesir datang pada menit ke-55. Berniat mengalau serangan lawan, bek Mesir Mohamed Hany justru salah mengantisipasi datangnya bola sehingga terjadi gol bunuh diri. Papan skor pun berubah menjadi sama kuat 1-1.

Jelang waktu normal berakhir, tensi pertandingan semakin memanas. Mesir terus menggempur lini pertahanan Australia. Salah satu peluang matang lahir lewat tendangan Rami Rabia, namun kiper Australia Patrick Beach tampil gemilang menyelamatkan gawangnya. Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit dan laga harus berlanjut ke babak tambahan (extra time).

Pada babak extra time pertama, megabintang Mohamed Salah sempat mengancam gawang lawan lewat tembakan melengkungnya, namun bola masih meleset dari sasaran. Jual beli serangan terus berlanjut di babak tambahan kedua, tetapi hingga 120 menit tuntas tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Di babak adu penalti, ketegangan memuncak. Mentalitas para pemain Mesir terbukti lebih teruji. Mesir keluar sebagai pemenang dengan kedudukan 4-2 setelah dua penendang penalti Australia, yakni Harry Souttar dan Lucas Harrington, gagal mengeksekusi penalti dengan baik.

Berkat kemenangan dramatis ini, Mesir dipastikan melangkah ke babak perdelapan final Piala Dunia 2026.

Pada babak 16 besar nanti, Mo Salah cs akan menantang pemenang dari laga babak 32 besar lainnya, yakni antara raksasa Amerika Selatan Argentina menghadapi Tanjung Verde.

Pertandingan krusial tersebut akan dihelat di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Selasa (7/7) pukul 23.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *