Investasi Jangka Panjang! ASDP Sulap Perempuan Pesisir Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Foto dokPT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

ABNnews – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkomitmen penuh melakukan investasi jangka panjang demi menyulap kaum hawa di wilayah pesisir menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Langkah nyata ini diwujudkan lewat Program Beasiswa Perempuan Pesisir hasil kerja sama strategis antara program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ASDP dengan Universitas Negeri Medan (UNIMED).

Kolaborasi apik ini dibidik untuk memperluas akses pendidikan, mengasah keterampilan baru, serta mendorong kemandirian ekonomi para perempuan muda di kawasan Danau Toba dan Sibolga agar mampu berkontribusi nyata bagi kesejahteraan komunitas mereka.

Momen penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan langsung oleh Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina, bertempat di Manhattan Times Square, Medan, pada Jumat (19/6/2026).

Prosesi penandatanganan dilakukan oleh General Manager ASDP Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita, bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi UNIMED, Prof. Erond Litno Damanik.

Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina, menegaskan bahwa program ini menjadi bukti konkret peran ASDP yang tidak cuma bertindak sebagai penyedia layanan penyeberangan semata, melainkan juga agen pembangunan (agent of development) yang membawa manfaat nyata bagi wilayah operasionalnya.

“Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi perempuan muda di kawasan Danau Toba dan Sibolga untuk memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan melalui akses pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, berdaya saing, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur Bunga.

Nantinya, para peserta program akan digembleng dengan berbagai pembekalan keterampilan praktis siap kerja yang bernilai ekonomi tinggi. Mulai dari bidang tata boga, tata rias, tata busana, hingga kemampuan bahasa Inggris.

Program Beasiswa Perempuan Pesisir ini dirancang sejalan dengan megaproyek pengembangan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Mengingat geliat roda ekonomi kreatif dan pariwisata lokal yang kian melejit, pasokan sumber daya manusia (SDM) lokal yang kompeten pun kini menjadi harga mati.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, membeberkan bahwa selain penandatanganan kerja sama, pada hari yang sama ASDP juga menggelar agenda Inspiration Day bertajuk “Perempuan Berdaya Sebagai Penggerak Ekonomi di Sektor Formal dan Informal.”

“Kegiatan ini menjadi ruang berbagi inspirasi dan wawasan mengenai pentingnya peran perempuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik melalui profesi di sektor formal maupun melalui kewirausahaan dan usaha mandiri di sektor informal,” jelas Windy.

“Melalui forum ini, kami mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang percaya diri, memiliki kompetensi, serta mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan sekitarnya,” tambahnya lagi.

Untuk diketahui, program beasiswa ini merupakan bagian dari implementasi pilar Sosial dan Ekonomi TJSL ASDP guna menyokong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Terutama pada poin Tanpa Kemiskinan (SDG 1), Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Kesetaraan Gender (SDG 5), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG 8), serta Berkurangnya Kesenjangan (SDG 10).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *